Andrea Hirata sendiri juga turut berperan dalam proses pembuatan film ini. Diakuinya, ia sedikit banyak memberikan masukan kepada para kru.
"Saya berpartisipasi memberikan beberapa saran dan masukan untuk artistik film ini," ujar Andrea saat ditemui detikbandung beberapa waktu lalu.
Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di pulau Belitung. Sepuluh tokoh dalam kisah ini bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP. Kesepuluh murid itu menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi.
Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Di sini dikisahkan keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik. (twi/lom)











































