Andrea Hirata: Saya Bisa Pusing Jika Tidak Menulis

Andrea Hirata: Saya Bisa Pusing Jika Tidak Menulis

- detikNews
Jumat, 29 Feb 2008 14:58 WIB
Bandung - Setelah menelurkan tiga karyanya, nama Andrea Hirata tidak asing lagi di dunia sastra Indonesia. Karyanya telah menggugah hati setiap pembacanya. Diakui pria asal Belitung ini, dirinya jatuh cinta pada menulis. Bahkan bisa pusing kalau tidak menulis.

Buku pertamanya Laskar Pelangi yang diterbitkan tahun 2005 langsung disusul dengan 2 buku berikutnya. Di tahun ketiga setelah penerbitan buku pertama, episode terakhir dari rangkaian tetralogi buku ini sudah hampir rampung dan akan diluncurkan dalam jangka waktu berdekatan dengan peluncuran film Laskar Pelangi.

Untuk menulis empat buah buku, waktu empat tahun adalah cukup cepat. Andrea sendiri mengaku tidak menemukan kendala berarti selama proses penulisan tetralogi ini. Kecintaannya pada menulis menjadi motivasi utamanya. Keberadaan motivasi inilah yang membuat kemandegan tidak pernah menghampirinya, hingga penulisan episode terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada dasarnya saya memang cinta menulis, sampai sekarang belum pernah mandeg selama menulis. Bahkan rasanya saya bisa pusing kalau saya tidak menulis," canda Andrea.

Tetralogi Andrea diawali dengan buku pertamanya Laskar Pelangi, kemudian diikuti Sang Pemimpi di tahun 2006 dan Edensor di tahun 2007. Episode terakhir yang berjudul Maryamah Kaprov akan dirilis sekitar bulan Agustus atau September tahun ini. (twi/lom)


Berita Terkait