Polisi Belum Yakin Budiman Dirampok

Polisi Belum Yakin Budiman Dirampok

- detikNews
Selasa, 26 Feb 2008 13:42 WIB
Bandung - Polisi masih belum bisa menentukan apakah luka yang diderita Budiman Faturohman (46), warga Jl Ancol Tengah No 9, akibat aksi kawanan perampok yang menyatroni rumahnya atau bukan. Sebab, tidak ada saksi mata maupun barang bukti yang menguatkan.

Hal itu disampaikan salah satu petugas Reskrim Polsek Regol di lokasi kejadian, Selasa (26/2/2008). Menurut polisi yang tidak mau disebutkan identitasnya itu, korban tinggal di rumahnya sendirian. Para tetangga tidak ada yang melihat atau mendengar adanya aksi perampokan di rumah korban.

"Barang buktinya pun tidak jelas. Kita tidak tahu apa saja yang hilang karena yang tahu barang apa saja yang hilang cuma korban. Makanya kita akan tunggu korban sadar untuk minta keterangannya," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya, kata dia, pihak kepolisian belum bisa menentukan apakah kasus ini masuk pada pasal 365 KUH pidana yaitu tentang pencurian dengan kekerasan, atau pasal 170 KUH pidana tentang penganiayaan. "Bahkan bisa saja kan hanya perkelahian biasa," celetuknya.

Kini rumah Budiman dipasangi police line. Dari jendela yang terbuka, kondisi rumah tidak terlihat berantakan.

Sementara itu Kakak Sepupu Budiman, Agung Setiawan (53), mengatakan Budiman tinggal seorang diri. Dia masih bujangan. "Memang tidak ada yang lihat kejadiannya. Yang pertama lihat Pak Ade, yang melihatnya terduduk dengan kepala bersimbah darah di teras," terangnya.

Saat dirinya datang pukul 08.30 WIB, Budiman tampak diam saja. Tapi saat akan dibawa ke RS, baru dia merintih kesakitan sambil tak henti mengucapkan istighfar. Sekitar pukul 09.00 WIB, Budiman dibawa ke RS Muhammadiyah. Karena tidak sanggup akhirnya dibawa ke RSHS.

Sepengetahuan dirinya, motor supercup dan HP milik Budiman raib. Agung mengaku tidak mengetahui adanya barang lainnya yang hilang. Β 

(ern/lom)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads