Hal itu disampaikan salah satu petugas Reskrim Polsek Regol di lokasi kejadian, Selasa (26/2/2008). Menurut polisi yang tidak mau disebutkan identitasnya itu, korban tinggal di rumahnya sendirian. Para tetangga tidak ada yang melihat atau mendengar adanya aksi perampokan di rumah korban.
"Barang buktinya pun tidak jelas. Kita tidak tahu apa saja yang hilang karena yang tahu barang apa saja yang hilang cuma korban. Makanya kita akan tunggu korban sadar untuk minta keterangannya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini rumah Budiman dipasangi police line. Dari jendela yang terbuka, kondisi rumah tidak terlihat berantakan.
Sementara itu Kakak Sepupu Budiman, Agung Setiawan (53), mengatakan Budiman tinggal seorang diri. Dia masih bujangan. "Memang tidak ada yang lihat kejadiannya. Yang pertama lihat Pak Ade, yang melihatnya terduduk dengan kepala bersimbah darah di teras," terangnya.
Saat dirinya datang pukul 08.30 WIB, Budiman tampak diam saja. Tapi saat akan dibawa ke RS, baru dia merintih kesakitan sambil tak henti mengucapkan istighfar. Sekitar pukul 09.00 WIB, Budiman dibawa ke RS Muhammadiyah. Karena tidak sanggup akhirnya dibawa ke RSHS.
Sepengetahuan dirinya, motor supercup dan HP milik Budiman raib. Agung mengaku tidak mengetahui adanya barang lainnya yang hilang. Β
(ern/lom)











































