Anggota KPU Jabar Memet Akhmad Hakim saat dihubungi detikbandung, Senin (25/2/2008), mengatakan hingga Minggu (24/2/2008), dari 25 kabupaten dan kota, baru 15 wilayah yang menyerahkan DPT.
"15 kabupaten dan kota itu pun masih harus dalam perbaikan. Kemungkinan besar hari ini semua masuk. Kami akan melakukan rekap ulang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lambatnya rekapitulasi DPT untuk Pilkada Jabar, menurut Memet, disebabkan telatnya penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) dari pemerintah daerah ke KPU.
"Seharusnya Pemda sudah menyerahkan pada November 2007 lalu. Namun hanya dilakukan secara seremonial, sementara substansinya belum. Baru akhir Januari diserahkan, itu pun masih banyak yang harus diperbaiki," sesalnya.
Kesalahan yang timbul, kata dia, seperti banyak nama ganda atau pemilih yang tidak terdaftar. Hal ini menurutnya sangat mengkhawatirkan, mengingat setiap kali Pilkada yang dipermasalahkan adalah soal DPT.
Ketika ditanya apakah penetapan DPT bisa mundur, Memet menyatakan mau tidak mau DPT harus ditetapkan minggu ini. "Waktunya sudah mendesak," tandasnya.
(ern/ern)










































