2 Napi Nigeria Dikonfrontir dengan Kaki Tangannya

Napi Banceuy Transaksi Narkoba

2 Napi Nigeria Dikonfrontir dengan Kaki Tangannya

- detikNews
Minggu, 24 Feb 2008 19:58 WIB
Bandung - Pemeriksaan dua napi WNA yang diduga kuat mengendalikan perdagangan narkoba dari balik jeruji, ternyata dikonfrontir langsung dengan kaki tangannya, Rusminah. Wanita ini ditangkap di Belawan, Sumut, beberapa waktu lalu karena membawa 3,32 kg heroin.

Hal itu diungkapkan salah satu penjaga LP Khusus Narkotika Banceuy, yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya pemeriksaan terhadap dua orang berkebangsaan Nigeria tersebut dilakukan sejak Sabtu malam (23/2/2008) tanpa henti.

"Saya tadi masuk pukul 10.00 WIB, ternyata sudah ada Rusminah. Mereka diperiksa langsung dalam satu ruangan," ujar penjaga itu kepada wartawan di LP Banceuy, Jl Soekarno Hatta, Minggu (24/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya Rusminah dikawal oleh dua pria dua dua Polwan berpakaian bebas. Berbeda dengan dua napi WNA lainnya, Rusminah sempat beberapa kali keluar masuk ruangan pada saat jam makan.

Lebih lanjut kata dia, dua orang WNA tersebut masuk ke LP Banceuy pada tahun 2000 kiriman dari Salemba. "Yang satu divonis 20 tahun penjara, yang satunya seumur hidup. Saya hapal karena cuma ada lima orang negro di sini," jelasnya.Hingga pukul 19.45 WIB, pemeriksaan masih berlangsung. Wartawan tidak diperbolehkan masuk ke dalam komplek LP.Sebelumnya menurut Direktur Narkoba Polda Sumatra Utara Kombes Pol Anjan Pramukaย  Putra (sebelumnya ditulis Polda Metro Jaya Kombes Pol Anjan Saputra-red), kasus pengendalian perdagangan narkoba dari balik jeruji ini bermula saat penangkapan Rusminah beberapa waktu lalu di Belawan, Sumut. Diduga kuat, Rusminah merupakan kaki tangan dua napi asal Nigeria yang identitasnya hingga kini belum bisa dipastikan. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads