Dirjen Bantah Lapas Kebobolan

Napi Banceuy Transaksi Narkoba (update)

Dirjen Bantah Lapas Kebobolan

- detikNews
Minggu, 24 Feb 2008 14:42 WIB
Bandung - Meski mengakui adanya pengendalian perdagangan narkoba dari dalam Lapas, namun membantah jika Lapas kebobolan. Hal itu, disebabkan karena kapasitas berlebih yang membuat pengawasan tidak maksimal.

Hal itu dikatakan Direktur Bina Khusus Narkotika Dirjen Pemasyarakatan Depkum HAM (sebelumnya ditulis Dirjen Pemasyarakatan-red) Irsyad Bustaman kepada wartawan di LP Khusus Narkoba Banceuy, Jl Soekarno Hatta, Minggu (24/2/2008). "Lapas tidak kebobolan, kita punya keterbatasan. Misalnya over capacity," ujar Irsyad.

Menurutnya para napi narkoba yang mengendalikan perdagangan di luar mempunyai alat komunikasi. Meskipun dilakukan razia, namun kepemilikan alat komunikasi sulit dipantau. "Seminggu lalu kami sudah razia, tapi mereka punya berbagai cara dan akal," kata Irsyad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika disinggung kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam Lapas, Irsyad mengaku hingga sejauh ini belum ada indikasi yang mengarah ke sana. "Kalaupun ada akan ditindak sesuai hukum yang ada," tandasnya.

Informasi sementara, dua napi WNA asal Nigeria berinisial H dan JS diduga kuat mengendalikan perdagangan narkoba di Sumatera Utara. Kasus ini terungkap, saat kepolisian Sumut berhasil menangkap Rusminah beberapa waktu lalu yang membawa 3,32 kg heroin.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads