Demikian disampaikan Direktur Bina Khusus Narkotika Dirjen Pemasyarakatan Depkum HAM (sebelumnya ditulis Dirjen Pemasyarakatan-red) Irsyad Bustaman di halaman LP Banceuy, Jl Soekarno Hatta, Minggu siang (24/2/2008). Wartawan yang tidak diperbolehkan masuk, langsung mengejar Irsyad saat dirinya baru turun dari mobil.
"Ada indikasi pengendalian narkoba dari dalam penjara Banceuy. Makanya kita bekerjasama dengan Polri untuk menangani ini. Kita akan bekerja keras untuk memutus jaringan narkoba baik di LP maupun di rutan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, lanjut Irsyad, diduga kuat mereka termasuk jaringan internasional perdagangan narkoba. "Seminggu lalu kami sudah razia, tapi mereka punya berbagai cara dan akal. Kita duga kuat mereka termasuk dalam jaringan internasional," tandasnya.
Informasi yang dihimpun, kedua napi tersebut merupakan WNA dari Nigeria, yaitu H dan JS. H sedang menunggu hukuman mati, sementara JS sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup.
Mereka kini sedang diperiksa di LP Banceuy. Rencananya, setelah pemeriksaa selesai keduanya langsung dibawa ke Jakarta. (ern/ern)











































