Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Andriani

Mayat Wanita Luka Tembak

Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Andriani

- detikNews
Jumat, 22 Feb 2008 16:39 WIB
Nganjuk - Kematian Andriani (20) yang tidak wajar dengan luka tembak di kepala, menyisakan duka mendalam. Keluarganya menuntut pelaku dari penembakan mendapatkan hukuman yang setimpal.

Pernyataan ini disampaikan Pantoyo (42) Kepala Desa Sumberurip, yang mewakili keluarga korban. Menurutnya, siapapun pelakunya apakah itu TNI, Polisi atau warga sipil, sudah selayaknya mendapatkan hukuman yang berat.

"Kami sekeluarga sudah menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian di Bandung untuk mengusut tuntas kematian Andriani ini. Kami meminta, siapapun pelakunya harus dihukum seberat-beratnya," kata Pantoyo, saat ditemui wartawan di rumah duka di Dusun Tirip, Desa Sumberurip, Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk, Jumat (22/2/2008) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantoyo yang juga masih kerabat dekat almarhum Andriani menyatakan, keluarganya enggan menyebut salah satu pihak yang melakukan pembunuhan ini.

"Kami mengerti pacar Andriani seorang TNI, tapi kami tidak mau menuduhnya. Semua itu biar polisi yang membuktikan, toh belum tentu pelakunya TNI meski Andriani tewas tertembak," lanjutnya. (bdh/lom)


Berita Terkait