Selongsong Peluru Diperiksa Puslabfor Mabes Polri

Mayat Wanita Luka Tembak

Selongsong Peluru Diperiksa Puslabfor Mabes Polri

- detikNews
Jumat, 22 Feb 2008 09:50 WIB
Bandung - Kematian Andriani (20) masih menyimpan misteri. Selongsong peluru yang ditemukan di lokasi penemuan mayat di perkebunan Rancasuni, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (19/2/2008) kini diperiksa di Puslabfor Mabes Polri.

Kapolres Bandung AKBP Ahmad Dofiri saat dihubungi detikbandung, Jumat (22/2/2008), mengatakan pihaknya masih belum bisa menentukan jenis peluru yang menembus telinga kiri hingga kepala bagian kanan Andriani. Selongsong peluru yang ditemukan di dekat korban, kini sedang diperiksa oleh Puslabfor Mabes Polri.

"Selongsongnya ada, kalau tidak salah kemarin (Kamis,21/2/2008-red) atau hari ini dikirim ke Puslabfor. Kita tidak bisa langsung tentukan jenis pelurunya, karena harus diperiksa dan diperbandingkan dulu," ujar Dofiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andriani ditemukan tewas tertembak di bagian bawah telinga kiri dan menembus kepala bagian kanan di Komplek perkebunan Rancasuni, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (19/2/2008), oleh seorang sopir truk yang lewat.

Tanpa identitas, perempuan berumur 20 tahun itu akhirnya dibawa ke RSHS Bandung oleh anggota Polsek Ciwidey. Korban dalam kondisi mengenakan celana panjang warna krem, kaos lengan panjang warna kuning dan dibalut sweater lengan panjang warna putih. Bagian kiri sweeter tersebut berlumuran darah.

(ern/lom)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini