Rekan kerja Andriani yang tidak disebutkan identitasnya, melihat foto jenazah Andriani di sebuah surat kabar lokal. Kemudian ia langsung menghubungi kakak Andriani, Widodo (31), begitu melihat surat kabar itu.
"Teman kantornya bilang, 'Mas, saya lihat foto Andriani di koran, Mas coba cek saja,'" tutur Widodo.
Widodo langsung menuju surat kabar yang dimaksud untuk mengkonfirmasi. Dari informasi yang diperoleh, dia langsung menuju Polsek Ciwidey, dan kemudian diantarkan ke RS Hasan Sadikin.
Widodo sendiri tidak banyak berkomentar mengenai kemungkinan pelaku pembunuhan adiknya itu.
"Sudahlah, saya tidak mau mengira-ngira. Nanti saja melihat hasil dari kepolisian," kata Widodo.
Pukul 16.15 WIB jenazah Andriani telah diberangkatkan dari RSHS dengan menggunakan mobil jenazah dari TNI AU. Rencananya jenazah akan dibawa ke kediamannya di Margahayu, untuk kemudian dimakamkan di kota tempat tinggal orang tuanya di Nganjuk, Jawa Timur.
(twi/lom)











































