Pengumuman yang ditulis dalam kertas A4 itu dipasang di papan pengumuman di depan kelad 1B. Di bawah kertas pengumuman itu, ditempel pula artikel mengenai 'Cara mengenali batere yang ditarik' dari detikinet.com pada tanggal 16 Agustus 2008.
Menurut Yusuf Wahyudin, Pembantu Kepala sekolah bidang Kurikulum, artikel itu dipasang setelah ada informasi dari salah seorang orangtua murid yang mengatakan bahwa ada beberapa merek Nokia dan batere yang memang bermasalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat pengumuman yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah SD Karang Pawulang III Iman Sariman, diimbau kepada orangtua murid dan murid yang memakai HP Nokia jenis yang sama untuk berhati-hati.
Ditulis juga agar orangtua segera mengganti batere dengan model BL-5 C dengan nomor seri 0670400363563 M 112111010268. Sebab telah terjadi lebih dari 100 kejadian, HP dan betere tersebut meledak.
"Wah susah untuk melarangnya. Kita paling hanya bisa mengingatkan kepada murid dan orang tua murid terutama pengguna HP tipe tersebut agar berhati-hati. Lagipula HP berguna untuk komunikasi antar murid dan ortunya," ujar Yusuf saat ditanya apakah ada kemungkinan pelarangan membawa HP bagi murid.
Menurutnya selama ini pemakaian HP di sekolah dibatasi. Para murid harus mematikan HP itu selama pelajaran berlangsung.
(ern/lom)











































