Galamedia Janjikan Beritakan Kegiatan Gemah Ripah

Galamedia Janjikan Beritakan Kegiatan Gemah Ripah

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 20 Feb 2008 11:57 WIB
Bandung - Kedatangan ratusan sopir Gemah Ripah ke kantor HU Galamedia dianggap sebagai salah satu cara menyampaikan hak jawab. Koran lokal yang merupakan grup Pikiran Rakyat itu akhirnya menjanjikan akan meliput kegiatan taksi Gemah Ripah, selama menarik untuk dijadikan berita.

Demikian disampaikan Pemimpin Redaksi HU Galamedia Untung M Rizal usai menemui perwakilan massa dari sopir Gemah Ripah yang diwakilkan kepada pengurus Gerakan Solidaritas Pengemudi Indonesia (GSPI), di Kantor Galamedia, Rabu (20/2/2008).

"Kehadiran para sopir ini, cukup beritikad baik. Kita merupakan media massa, jadi kita wajib menerima hak jawab. Kita tidak sama sekali memojokkan taksi GR. Tapi kita akan layani, karena ini merupakan hak jawab mereka," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikitnya 10 orang perwakilan massa dari Gerakan Solidaritas Pengemudi Indonesia (GSPI) bertemu langsung dengan Pemred HU Galamedia Untung M Rizal dan Redaktur Pelaksana,Enton Supriatna. Hadir pula Kapolresta Bandung Timur AKBP Martinus Sitompul.

Menurut Ketua Umum GSPI Asep Pratala pihaknya keberatan atas pemberitaan Galamedia yang dinilai memojokkan sopir taksi. Karenanya, kata dia, mereka meminta agar citra Gemah Ripah diperbaiki oleh Galamamedia. "Kami minta berita yang sama di halaman depan secara periodik sebanyak tujuh kali pemberitaan," tegasnya.

Namun menurut Untung, pihaknya hanya akan memberitakan aktifitas Gemah Ripah ataupun GSPI yang memang layak berita. "Kalau kegiatan itu menarik, maka kami akan menurunkan wartawan. Nah bisa juga pihak GSPI atau Gemah Ripah mengirimkan rilis berupa berita. Kalau tidak ada kegiatan, ya tidak berita," jelasnya.

Sementara itu Redpel Galamedia, Enton Supriatna menyatakan dalam tugasnya wartawan Galamedia sudah menjalankan pekerjaan jurnalis yang benar. "Dia ke lapangan, mengaku wartawan. Berita ini sudah sesuai prosedur kerja jurnalistik. Wartawan tidak salah dalam pemberitaan ini," tegasnya.

(ern/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads