"Jangan sampai terjadi pembunuhan karakter di internal BI, sebelum adanya bukti yang menunjukkan kebenaran kasus ini," kata Miranda disela-sela acara peluncuran bukunya 'The Indonesian Experience' di aula Graha Sanusi Unpad, Jalan Dipati Ukur, Bandung, Senin (18/2/2008).
Miranda justru menilai, institusi BI adalah pelaku tranformasi yang menonjol di negeri ini.
"Memang BI yang paling menonjol karena institusi lain belum ada yang melakukan reformasi seperti BI yang dilakukan tahun 2000 lalu," kata Miranda.
Sejumlah mantan pejabat dan pejabat BI kini sudah masuk dalam daftar cekal. Sementara dua pejabat BI yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sudah ditahan, yakni Direktur Hukum BI Oey Hoey Tiong dan Kepala BI Surabaya Rusli Simanjuntak.
Sedangkan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aliran dana ke DPR.
(ir/lom)











































