Kapolda Jabar Irjen Pol Susno Duadji menyatakan 132,1 ton BBM ilegal tersebut terdiri dari 103,89 ton minyak tanah 28,21 ton solar dan 56 jerigen irex (minyak oplosan - Red).
"Kami telah menggelar operasi pengamanan BBM bersubsidi sejak Jumat (15/2/2008-red) hingga Sabtu (16/2/2008-red), setelah MoU antara Pertamina dengan Mabes Polri ditandatangani Kamis (14/2/2008-red)," ujar Susno di Kantor Pertamina Cabang Bandung, Jalan Surapati, Minggu (17/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
" Secara keseluruhan operasi ini berhasil membongkar 36 kasus BBM ilegal dan kami telah mengidentifikasi 55 orang tersangka," tambah Susno.
Menurut Susno, operasi pengamanan BBM bersubsidi ini akan terus dilakukan. Dia tidak menyebutkan batas akhir operasi.
Sementara itu Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Sudirman Said menyatakan
bahwa kerjasama yang dijalin dengan kepolisian untuk menjawab permasalahan kelangkaan minyak tanah di lapangan.
"Sebenarnya suplai minyak tanah ke Jawa Barat bukan kurang. Cukup, bahkan berlebih jika tepat sasaran. Selama ini yang terjadi di lapangan adalah penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi termasuk minyak tanah untuk keperluan industri. Ilegal trading istilahnya," kata Sudirman. (afz/ern)











































