Kapolresta Bandung Tengah AKBP M Arief Ramdani menyatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki aksi perampokan spesialis warnet yang akhir-akhir ini marak. Terakhir Jumat pekan lalu (15/2/2008), yang menimpa warnet Bawel di Jalan PHH Mustofa.
"Ini masih dalam penyidikan. Kami mengimbau kepada para pengusaha warnet 24 jam untuk meningkatkan pengamanan," ujarnya di Kantor Pertamina Bandung, Jalan Surapati, Minggu (17/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum pasti, semua masih dalam penyidikan. Yah, pokoknya pemilik warnet lebih meningkatkan pengamanannya lah," ujarnya kembali menandaskan.
Aksi perampokan dengan sasaran warnet sudah 6 kali terjadi. Yang paling terbaru terjadi pada warnet Bawel Game Station.Hanya dalam hitungan 10 menit, mereka berhasil menggondol 21 unit CPU, 2 unit monitor, 1 unit LCD dan uang Rp 800 ribu milik warnet dan konsumen. Tidak hanya itu, mereka pun merampas 5 unit handphone milik konsumen.
Kemudian K100 di Jalan Dipatiukur, Jumat (1/2/2008). Lalu tanggal 16 Januari 2008 lalu, warnet Wayang di Jalan Gatot Subroto disatroni perampok. Perampok menyekap tujuh orang yang ada di warnet.
Aksi serupa juga terjadi di warnet Back Space, Jln. P.H.H. Mustopa Bandung, Kamis (20/9/2007) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam aksinya itu, para pelaku sempat menyekap 5 operator warnet yang tengah berjaga. Selain itu para pelaku pun menggasak 8 unit CPU komputer, 2 unit monitor, serta sebuah laptop. Termasuk 4 HP milik para korban beserta uang milik mereka.
Sedangkan aksi lainnya terjadi di warnet Cira Net, Jln. Cikutra Kec. Cibeunying Kidul, Selasa (30/10/2007). Para pelaku menyekap 3 orang korban dan menggasak 2 unit CPU dan 2 HP.
Sedangkan peristiwa yang keenam, terjadi di warnet EAZYnet, Jln. Jakarta Bandung, Senin (12/11/2007). Dalam aksinya para pelaku melumpuhkan 2 karyawan teknisi warnet dan seorang petugas keamanan. Selain itu, para pelaku pun menggasak seluruh barang berharga yang ada di sana. Di antaranya 16 unit CPU, 4 laptop, 4 monitor LCD, printer, scanner, 2 HP serta barang berharga lainnya.
(ern/ern)










































