Valentine, Mawar Laris Manis

Valentine, Mawar Laris Manis

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 13 Feb 2008 11:53 WIB
Valentine, Mawar Laris Manis
Bandung - Tak peduli dengan pro dan kontranya peringatan hari kasih sayang pada tanggal 14 Februari atau Hari Valentine, para pedagang di kawasan Pasar Bunga Palasari menunggu momen itu. Bagaimana tidak, ribuan tangkai bunga bisa habis terjual.

Pantauan detikbandung di Pasar Bunga Palasari, Jalan Pasari, Rabu (13/2/2008), sejak pukul 07.00 WIB para pedagang di setiap kios tampak sibuk membungkus setiap tangkai bunga mawar yang dikemas dengan plastik.

Andre Wijaya (26), salah satu pedagang bunga, menuturkan setiap hari Valentine bunga yang paling laku adalah bunga mawar, yang merupakan simbol kasih sayang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jenis bunga mawar yang kami jual ada yang lokal dan impor dari Holand. Harganya berbeda, untuk setiap tangkai bunga mawar Holand Rp 15 ribu dan untuk yang lokal Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu per tangkai," jelas dia.

Harga ini, diakui Andre, naik dibandingkan seminggu sebelumnya. Jika pekan lalu bunga mawar Holand dijual hanya Rp 5 ribu dan mawar lokal Rp 3 ribu. "Ya kan ada momen Valetine jadi naik," tutur Andre.

Andre menjelaskan untuk jenis mawar Holand, tangkainya lebih panjang mencapai 70 cm dan kelopak bunganya lebih besar. Warnanya pun lebih bervariasi, yakni merah, putih dan pink. Sementara untuk mawar lokal, tangkainya pendek hanya 30 cm dengan kelopak bunga yang lebih kecil. Warnanya pun hanya merah dan pink.

"Kekuatan antara keduanya pun berbeda. Untuk mawar Holand bisa kuat hingga tujuh hari disimpan di air. Sementara yang lokal hanya lima hari," ujar Andre.

Untuk bunga mawar baik lokal dan Holand, lanjut Andre, didatangkan dari kawasan Cihideung, Lembang.

Sementara itu pedagang lainnya, Yoyo (26), memprediksi para pembeli akan mulai berdatangan nanti malam. "Saya sudah mempersiapkan seribu tangkai bunga mawar. Tahun lalu bunga bawar ludes terjual 900 tangkai. Semoga untuk valentine sekarang ini cuaca bersahabat, agar bunga laris manis," harap Yoyo.

Harapan yang sama dilontarkan pedagang lainnya,Eko (30). "Biasanya omzet kita pada hari Valentine meningkat. Tahun lalu saya dapat hingga Rp 8 juta, sementara pada hari normal Rp 5 juta," tutur Eko.

(ern/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads