Nasi Bakar Tuntaskan Jenuh dan Lapar

Nasi Bakar Tuntaskan Jenuh dan Lapar

- detikNews
Selasa, 12 Feb 2008 09:15 WIB
Nasi Bakar Tuntaskan Jenuh dan Lapar
Bandung - Nasi bakar terdengar istimewa karena diolah dengan cara unik. Tetapi kenikmatan di Nasi Bakar 15 tidak itu saja, lokasinya di seberang taman Gedung Sate membantu mengusir kejenuhan.

Nasi yang kita kenal umumnya ditanak bahkan dengan perkembangan teknologi sekarang hanya dimasukkan ke dalam rice cooker. Apa rasanya kalau nasi dibakar? Tidak perlu penasaran, kuliner unik ini bisa anda temui di Bandung, tepatnya di Nasi Bakar 15.

Keunikan nasi bakar ini diakui salah seorang pengelola Nasi Bakar 15, Iis, terletak pada cara memasaknya yang dibakar. Tetapi sebelum dibakar, nasi tersebut diberikan bumbu-bumbu yang memperkaya rasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ide ini berawal dari iseng-iseng saja mengkombinasikan bumbu-bumbu untuk memasak nasi, hasil rasanya cukup unik. Lalu kita coba pasarkan, ternyata disukai masyarakat," ujar Lis.

Nasi bakar ini dipadukan dengan lauk ayam bakar, perkedel, tahu dan jagung. Sayangnya menu ini tidak dapat diubah-ubah, karena hanya menyediakan lauk tersebut.

"Dulu sempat ada pilihan ayamnya digoreng atau dibakar, tapi kalau digoreng kadang terlanjur dingin. Jadi kita pilih yang bakar, jadi penyajiannya masih hangat," jelas Lis.

Seporsi nasi bakar yang ditawarkan seharga Rp 9000. Harga yang bisa dibilang sangat terjangkau untuk sajian nikmat seperti nasi bakar. Nasi Bakar 15 terletak di Jalan Cimandiri, tepatnya di belakang Gedung Sate. Meski terletak di pinggir jalan, jumlah pengunjungnya tak kalah dengan kafe-kafe. Hijau taman kantor gubernur Jawa Barat, membantu meredakan kejenuhan pikiran. Menurut Lis, sebagian besar pengunjungnya anak muda, bahkan ada yang dari luar kota.

"Memang suka sama rasa nasi bakar ini sih, selain itu tempatnya enak buat nongkrong," ujar Evan salah seorang langganan Nasi Bakar 15. (twi/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads