Bekas Sepatu Jadi 'Cap' Jenazah Ressa

Petaka Konser Bandung

Bekas Sepatu Jadi 'Cap' Jenazah Ressa

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 11 Feb 2008 12:42 WIB
Bandung - Ressa Maulana (15), korban terakhir yang dikenali keluarganya, dimakamkan Pukul 10.00 WIB di TPU Pahlawan, Senin (11/2/2008). Jenazah Ressa penuh dengan jejak sepatu, seolah menjadi pertanda jika siswa kelas I SMK Al Falah ini meninggal karena jatuh dan terinjak.

Ibu Ressa, Yohaeni (40), mengungkapkan kepedihan karena harus kehilangan anak sulungnya tersebut, "Saya sedih sekali, apalagi saat lihat Ressa di kamar jenazah. Wajahnya lebam dan banyak semut. Di dadanya banyak bekas sepatu," tuturnya saat ditemui di kediamannya di Jalan Sadang Saib RT 2 RW 12 Kelurahan Sadangserang, Kecamatan Coblong.

Ressa berada di kamar jenazah RSHS sejak Sabtu Malam. Saat sembilan korban lainnya diambil oleh keluarga dan dimakamkan Minggu (10/1/2008), Ressa baru dikenali oleh keluarga pada Minggu malam. "Kami mengira dia di rumah neneknya," ujar Yohaeni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yohaeni mengaku pada Sabtu malam saat dirinya dzikir usai shalat, tiba-tiba wajah Ressa ada di hadapannya. "Saya kaget dan mengucap istighfar dan merasa ada hal yang buruk menimpa anak saya," ujarnya.

Dalam ingatan Rohaeni, Ressa merupakan anak yang baik dan rajin sekolah. "Dia memang bercita-cita menjadi pemain band. Dengan teman-temannya bikin grup band, dia megang drum," ujarnya

(ern/ern)


Berita Terkait