Bapak Rozali, Wawan Suhrowan (58), menyatakan istrinya tidak mau jika Rizali diotopsi. "Sudah jelas kalau terjadi kematian, jadi buat apa lagi dilakukan otopsi. Kami pihak keluarga sudah menerima keadaan ini dan tidak akan melakukan tuntutan kepada siapa pun," ujar Wawan kepada petugas polisi Polresta Bandung Tengah yang berada di kamar jenazah RSHS, Jalan Pasteur, Minggu (10/2/2008).
Mendengar hal itu, anggota polisi yang tidak memakai seragam itu menyatakan bahwa ada atau tidak adanya izin dari keluarga, proses otopsi harus tetap dilakukan. Pihak kepolisian, kata dia, menilai insiden pada konser musik di Gedung AACC di Jalan Braga sudah masuk dalam tindak pidana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini selain Rizali, masih ada dua jenazah lainnya yang belum dibawa keluarga yaitu Dadi Gunajaya (17) dan satu yang masih belum teridentifikasi. Ciri-ciri jenazah yang belum dikenali ini adalah tinggi 160 cm, rambut ikal pendek, kulit sawo matang, sweater hitam, celana hitam, sepatu kanvas hitam bertali merah, serta ada gantungan kunci motor.
Sementara itu tujuh jenazah lainnya sudah dibawa keluarga masing-masing. Ketujuh korban itu adalah M yusuf, Novi Fibriani, Tian Kristianto, Muhammad Wahyu, Diki Zaelani Sidik, Agung Fauzi, dan Ahmad Dani Furqon
(ern/ern)











































