Karyawan Blue Bird Tewas di Lapangan Komplek Rumahnya

Karyawan Blue Bird Tewas di Lapangan Komplek Rumahnya

- detikNews
Jumat, 08 Feb 2008 16:30 WIB
Jakarta - Supervisor bagian bengkel Blue Bird, Hartono (40) ditemukan tewas bersimbah darah di lapangan dekat rumahnya di Komplek Griya Permata Asri RT 6 RW 13 , Kelurahan Lengkong Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, pukul 10.00 WIB, Jumat (8/2/2008).

Ketua RT 6, Surmana, mengungkapkan sekitar pukul 10.00 WIB, salah seorang warga menemukan korban dalam keadaan terlentang di lapangan dengan luka sayat di bagian leher dan pergelangan tangan. "Saya kaget sekali. Saat saya kesana, saya lihat pisau cutter di dekat jenazah. Kasus ini sih katanya masih diduga bunuh diri karena tidak ada saksi," ujarnya di kamar jenazah RS Hasan Sadikin, Jalan Pasteur. Jenazah tiba di RSHS pukul 14.00 WIB.

Sumarna mengungkapkan dia bertemu terakhir kali dengan Hartono pada Kamis malam (7/2/2008) saat dirinya meminta sumbangan pembangunan masjid. "Saya lihat dia baik-baik saja. Saat saya ke rumahnya, Pak Hartono sedang siap-siap untuk bekerja karena dia bagian malam," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu ditemui di tempat yang sama, rekan sekantor di Blue Bird, Irvan, mengatakan Hartono meminta izin pulang pada pukul 03.00 WIB dini hari. Padahal seharusnya dia pulang pukul 07.00 WIB. "Dia bilang engga enak badan, makanya dia izin," ujarnya.

Irvan mengaku kaget mendengar kabar kematian rekan sekantornya itu. Menurutnya selama ini, Hartono dikenal sebagai pribadi yang supel, ramah, dan suka becanda. "Kami kira lelucon, ternyata memang benar," lirihnya.

Hingga pukul 16.15 WIB, jenazah Hartono masih diotopsi. Tidak terlihat keluarga korban. Hartono mempunyai satu istri dan dua anak. Dia bekerja di Bandung sejak 2005 lalu. Sebelumnya dia bekerja di PT Blue Bird Jakarta. Belum diketahui persis penyebab kematiannya. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini