Buku Nabi Palsu Gegerkan Bandung

Buku Nabi Palsu Gegerkan Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 05 Feb 2008 19:52 WIB
Bandung - Setelah kasus Ahmad Mosadeq yang sempat mengaku sebagai nabi beberapa waktu lalu, kini Bandung digemparkan dengan beredarnya dua buah buku yang pengarangnya mengaku-aku sebagai nabi terakhir.

Adalah Mohammad Sayuti atau Ahmad Sayuti si pengarang dua buku itu. Buku pertama berjudul "Kelalaian para pemuka agama dalam memahami kitab-kitab peninggalan nabi-nabi rasul allah (taurat, injil, dan Al-Quran) dengan segala akibatnya". Sementara buku kedua berjudul "Mungkinkah Tuhan Murka".

Wakil Ketua Persis Jabar Rahmat Nadjieb mengatakan kedua buku tersebut telah memutarbalikkan fakta dan kebenaran. "Berdasarkan penelitian dan investigasi kami pada kedua buku ini, Ahmad Sayuti menganggap dirinya sebagai nabi yang diutus Allah dan Nabi Muhammad bukan nabi terakhir," jelasnya saat jumpa pers di Kantor DPW Persis, Jalan Pungkur, Selasa (5/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahmad Sayuti pun, lanjutnya, menganggap kalau Alquran adalah kitab hukum bahasa Arab peninggalan Nabi Muhammad putra Abdullah yang ditulis oleh para sahabatnya atas perintah Muhammad. "Dia mengaku kalau Alquran turun pada tahun 1993 saat dirinya mendapatkan wahyu," ungkap Rahmat.

Penyimpangan lain yang dikemukakan Sayuti dalam bukunya, lanjut Rahmat, mengganti bacaan shalat kecuali surat Alfatihah. "Dia juga menganggap tafsir Alquran selama ini hanya kebohongan belaka dan kitab hadist Bukhori hanya kitab bohong yang isinya bukan perkataan Nabi Muhammad," katanya.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads