Anggaran Terlambat Keluar, Sosialisasi Pilkada Terhambat

Anggaran Terlambat Keluar, Sosialisasi Pilkada Terhambat

- detikNews
Senin, 04 Feb 2008 19:34 WIB
Bandung - Rangkaian kegiatan menjelang pesta besar demokrasi Pilkada Jabar 2008 terus bergulir. Namun sosialisasi Pilkada 2008 secara massal kepada masyarakat terlambat dilakukan. Padahal seharusnya dilakukan sejak Desember 2007.

Hal itu disampaikan praktisi hukum, Dindin S. Maolini. "Sosialisasi tentang cagub-cawagub belum dilakukan kepada masayarakat. Bahkan, tentang akan dilaksanakannya Pilgub pun masih banyak masyarakat yang belum tahu, hanya terbatas pada masyarakat menengah ke atas saja. KPUD seharusnya melakukan sosialisasi ini dari Desember 2007," tutur Dindin seusai acara diskusi cawagub di Sekretariat PWI, Jl. Asia Afrika, Senin (4/2/2008).

Dindin menilai belum dilakukannya sosialisasi tersebut merupakan kesalahan besar. Seharusnya, anggaran yang ratusan miliar difokuskan untuk pemberdayaan masyarakat pemilih. Masyarakat diberikan pembelajaran dan pendidikan politik agar menjadi pemilih yang berkualitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggaran untuk Pilkada keluarnya baru kemarin," ujar Dindin. Dindin mempertanyakan penyebab terjadinya pengeluaran anggaran yang terlambat. Menurut dia, hal itu akan menimbulkan buruk sangka kepada pemerintah karena kebijakan paling kuat dalam penetapan anggaran berada di tangan gubernur dan DPR.

Menurut Dindin, KPUD sekarang hanya disibukan oleh hal-hal yang sifatnya operasional. Padahal masyarakat jangan dibiarkan begitu saja, terutama masyarakat menengah ke bawah. Mereka berhak menerima informasi sebanyak mungkin tentang Pilkada Jabar 2008, tidak hanya sekedar mengetahui pasangan cagub cawagub. Masyarakat berhak memilih siapa yang ingin dipilihnya.
(ema/lom)


Berita Terkait