Dewi mengemukakan bahwa kebiasaan anti plastik memang sudah dia terapkan di rumahnya. "Setiap kali berbelanja saya membawa tas belanja sendiri. Pembantu di rumah juga saya anjurkan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Bahkan kantong plastik di rumah dibersihkan supaya pemulung tidak perlu lagi membersihkan," ujar Dewi.
Kesadaran ini sudah dia rasakan sejak belia. Mengenang masa-masa kecilnya, ketika menemani ibunya berbelanja dia mengamati banyaknya penggunaan kantong plastik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewi juga mengungkapkan hasratnya agar aksi ini bisa menjadi satu snowball effect dalam masyarakat. "Kehidupan yang berjalan begitu cepat membuat masyarakat mindless dalam bertindak, termasuk dalam hal sampah. Jadi yang perlu diubah itu gaya hidup dan persepsi masyarakat tentang sampah. Kalau sudah ada kesadaran dari individu bisa berdampak besar dalam jangka panjang," ujar Dewi dengan semangat.
(twi/lom)











































