Pasangan Cagub Cawagub Jabar Rawan Konflik

Pasangan Cagub Cawagub Jabar Rawan Konflik

- detikNews
Senin, 04 Feb 2008 18:39 WIB
Bandung - Terbentuknya pasangan cagub-cawagub Pilkada Jabar 2008 terjadi bukan karena adanya chemistry atau ikatan di antara calon tapi lebih karena 'kecelakaan'. Karenanya, mereka rentan dengan konflik internal.

Hal itu disampaikan pakar politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf.Β  "Saya khawatir kerjasama yang antara cagub dan cawagub sekarang terjadi karena kecelakaan bukan karena didesain. Kerjasama pasangan seperti ini akan sangat rentan terjadinya konflik," tutur Asep usai diskusi cawagub di Sekretariat PWI, Jalan Asia Afrika, Senin (4/2/2008). Dalam kesempatan ini, hadir tiga cawagub yaitu Iwan Sulandjana, Dede Yusuf, dan Nu'man Abdul Hakim.

Asep mengatakan, paket cagub dan cawagub sekarang ini terbentuk tanpa adanya komitmen awal. Hal itu, lanjutnya, membuat peluang konflik semakin besar. "Jika ada komitmen awal maka toleransi diantara pasangan akan terjaga. Jika tidak, bisa jadi potensi konflik. Apalagi jika di tingkat nasional terjadi koalisi yang berbeda," tambah Asep.

Menurutnya, di antara semua pasangan yang paling rentan terjadi konflik adalah pasagan Agum dan Nu'man. Dia menilai Agum bisa saja memilih calon lain selain Nu'man. Namun, Asep menduga keputusan Agum menyunting Wagub Gubernur yang sedang menjabat itu karena kepentingan partai. Agum menilai, tambah Asep, PPP dengan calonnya Nu'man bisa mendukung PDIP.

Hal yang sama juga terjadi pada pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf. Asep menilai pasangan ini juga mengusung kepentingan partai. Hal ini, bisa membuat konflik antar keduanya.

Sementara itu pasangan Danny-Iwan, dinilai lebih solid dibandingkan dua pasangan lainnya. "Danny memilih Iwan yang netral. Karakter Iwan yang loyal pun akan mengurangi potensi konflik yang mungkin terjadi. Tapi bukan berarti saya menyuruh memilih Danny Iwan, ini hanya analisa politik," seloroh Asep sambil tertawa.




(ema/ern)


Berita Terkait