Hal itu disampaikan pakar politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf.Β "Saya khawatir kerjasama yang antara cagub dan cawagub sekarang terjadi karena kecelakaan bukan karena didesain. Kerjasama pasangan seperti ini akan sangat rentan terjadinya konflik," tutur Asep usai diskusi cawagub di Sekretariat PWI, Jalan Asia Afrika, Senin (4/2/2008). Dalam kesempatan ini, hadir tiga cawagub yaitu Iwan Sulandjana, Dede Yusuf, dan Nu'man Abdul Hakim.
Asep mengatakan, paket cagub dan cawagub sekarang ini terbentuk tanpa adanya komitmen awal. Hal itu, lanjutnya, membuat peluang konflik semakin besar. "Jika ada komitmen awal maka toleransi diantara pasangan akan terjaga. Jika tidak, bisa jadi potensi konflik. Apalagi jika di tingkat nasional terjadi koalisi yang berbeda," tambah Asep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama juga terjadi pada pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf. Asep menilai pasangan ini juga mengusung kepentingan partai. Hal ini, bisa membuat konflik antar keduanya.
Sementara itu pasangan Danny-Iwan, dinilai lebih solid dibandingkan dua pasangan lainnya. "Danny memilih Iwan yang netral. Karakter Iwan yang loyal pun akan mengurangi potensi konflik yang mungkin terjadi. Tapi bukan berarti saya menyuruh memilih Danny Iwan, ini hanya analisa politik," seloroh Asep sambil tertawa.
(ema/ern)











































