Demikian disampaikan salah satu anggota Reskrim Polres Coblong, Iptu Herdiana, di lokasi kejadian, Jumat (1/2/2008). "Kami sedang memburunya. Untuk penyelidikan lebih jauh kasus ini diserahkan ke Polresta Bandung Tengah," ujarnya.
Dalam lima bulan terakhir ini, perampokan warnet 24 jam dengan menggunakan senjata api mulai marak di Bandung. Modusnya sama, yaitu datang seolah pengunjung lalu menyekap penjawa warnet dan pengunjung lain yang kebetulan berada pada saat kejadian. Kawanan perampok ini datang pada dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, terjadi di warnet Back Space, Jln. P.H.H. Mustopa Bandung, Kamis (20/9/2007) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam aksinya itu, para pelaku sempat menyekap 5 operator warnet yang tengah berjaga. Selain itu para pelaku pun menggasak 8 unit CPU komputer, 2 unit monitor, serta sebuah laptop. Termasuk 4 HP milik para korban beserta uang milik mereka.
Sedangkan aksi ketiga terjadi di warnet Cira Net, Jln. Cikutra Kec. Cibeunying Kidul, Selasa (30/10/2007). Para pelaku menyekap 3 orang korban dan menggasak 2 unit CPU dan 2 HP.
Sedangkan peristiwa yang keempat, terjadi di warnet Easynet, Jln. Jakarta Bandung, Senin (12/11/2007). Dalam aksinya para pelaku melumpuhkan 2 karyawan teknisi warnet dan seorang petugas keamanan. Selain itu, para pelaku pun menggasak seluruh barang berharga yang ada di sana. Di antaranya 16 unit CPU, 4 laptop, 4 monitor LCD, printer, scanner, 2 HP serta barang berharga lainnya. (ern/lom)











































