Polisi Buru Perampok Warnet K100 Bernopol D1408

Polisi Buru Perampok Warnet K100 Bernopol D1408

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2008 12:35 WIB
Bandung - Nomor polisi mobil Toyota Avanza hitam milik kawanan perampok warnet K100, Jalan Dipatiukur No 105 A, sudah diketahui polisi. Kini polisi sedang memburu mobil berplat D1408 (huruf belakang belum diketahui).

Demikian disampaikan salah satu anggota Reskrim Polres Coblong, Iptu Herdiana, di lokasi kejadian, Jumat (1/2/2008). "Kami sedang memburunya. Untuk penyelidikan lebih jauh kasus ini diserahkan ke Polresta Bandung Tengah," ujarnya.

Dalam lima bulan terakhir ini, perampokan warnet 24 jam dengan menggunakan senjata api mulai marak di Bandung. Modusnya sama, yaitu datang seolah pengunjung lalu menyekap penjawa warnet dan pengunjung lain yang kebetulan berada pada saat kejadian. Kawanan perampok ini datang pada dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, aksi perampokan dengan sasaran warnet sudah 4 kali terjadi. Aksi pertama, tanggal 16 Januari 2008 lalu, warnet Wayang di Jalan Gatot Subroto disatroni perampok. Perampok menyekap tujuh orang yang ada di warnet.

Kedua, terjadi di warnet Back Space, Jln. P.H.H. Mustopa Bandung, Kamis (20/9/2007) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam aksinya itu, para pelaku sempat menyekap 5 operator warnet yang tengah berjaga. Selain itu para pelaku pun menggasak 8 unit CPU komputer, 2 unit monitor, serta sebuah laptop. Termasuk 4 HP milik para korban beserta uang milik mereka.

Sedangkan aksi ketiga terjadi di warnet Cira Net, Jln. Cikutra Kec. Cibeunying Kidul, Selasa (30/10/2007). Para pelaku menyekap 3 orang korban dan menggasak 2 unit CPU dan 2 HP.

Sedangkan peristiwa yang keempat, terjadi di warnet Easynet, Jln. Jakarta Bandung, Senin (12/11/2007). Dalam aksinya para pelaku melumpuhkan 2 karyawan teknisi warnet dan seorang petugas keamanan. Selain itu, para pelaku pun menggasak seluruh barang berharga yang ada di sana. Di antaranya 16 unit CPU, 4 laptop, 4 monitor LCD, printer, scanner, 2 HP serta barang berharga lainnya. (ern/lom)


Berita Terkait