Aksi sekitar enam orang perampok yang menyantroni Warnet K100 pukul 04.00 WIB sangat cepat dan rapi. Awalnya seorang pria datang, bertanya kepada operator warnet Endang Kusmara (23).
"Dia bertanya, 'Ada yang namanya dadang?' Saya jawab tidak ada, dia langsung pergi," tutur Endang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian ada empat pengunjung, dan mereka turut dibawa ke toilet dan dijaga oleh satu orang. Endang kemudian menuturkan, dia mendengar suara ribut-ribut seperti membongkar sesuatu yang berlangsung sekitar setengah jam.
Saat kondisi sudah tenang, Endang dan empat orang lainnya keluar. Pintu toilet tidak dikunci. Sebanyak 17 unit CPU, 10 monitor dan 4 monitor biasa sudah tidak ada.
Polisi datang ke TKP sekitar pukul 05.30 WIB setelah mendapat laporan dari Endang. Saat ini TKP sudah dipasang polis line. Menurut manajer warnet, Andreas, kerugian sekitar 30 juta. (lom/ern)











































