Buslane di Bandung Apa Kabar?

Buslane di Bandung Apa Kabar?

- detikNews
Kamis, 31 Jan 2008 09:57 WIB
Bandung - Kemacetan, dalam dua tahun terakhir ini seolah menjadi hal yang lumrah terjadi di beberapa ruas jalan Kota Bandung. Berbagai solusi untuk mengatasi kemacetan sudah banyak diwacanakan, salah satunya pembangunan jalur buslane atau Trans Metro Bandung (TMB)

Sejak 2006 lalu, Pemkot Bandung bekerjasama dengan Dirjen Perhubungan Darat Dephub berencana membangun moda trasportasi baru berupa buslane atau TMB. Jika di Jakarta dikenal dengan busway. Rencananya, akan ada empat trayek yang akan dioperasikan.

Untuk tahap pertama akan dioperasikan trayek Cibeureum-Cibiru. Selanjutnya akan dibuka trayek timur yakni jalur utara-selatan, timur-tengah-barat, dan rute lingkar. Ada 39 bus yang akan beroperasi dengan 16 titik shelter dan jembatan penyeberangan yang nilai investasinya Rp 800 juta hingga Rp 1,2 miliar per shelter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shelter akan dibangun di titik-titik ramai penumpang seperti Leuwipanjang, Ciwastra, Buahbatu, Moh. Toha, Batununggal, Kiaracondong, dan Metro.

Berdasarkan data dari Dishub Kota Bandung, pembatas jalan yang dibuat hanya berupa marka garis, bukan median jalan dari beton sehingga kendaraan lain bisa menggunakan jalur khusus bus tersebut.

Panjang koridor buslane PP sekitar 40 kilometer. Daya angkut per bus sekitar 40-85 penumpang dengan kapasitas sistem buslane per jam sekitar 3.400 penumpang/jam/arah. Artinya kapasitas sistem per hari sekitar 30.600 penumpang/hari/arah.

Direncanakan waktu tempuh pergi-pulang (rit) sekitar 117 menit dengan selang waktu antarbus 5-8 menit. Buslane akan beroperasi dari pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Untuk tahap awal jalur Cibeureum-Cibiru, akan dibangun dua shelter yaitu di titik keberangkatan di Elang, Cibeureum dan pemberhentian di Ciburu. Pemkot Bandung menjanjikan buslane akan dioperasikan pada Desember 2006 lalu.

Namun rencana tersebut diundur hingga Maret 2007. Bisa ditebak, rencana pengoperasian kembali ditunda. Kini, satu tahun lebih rencana pengoperasian buslane tidak ada kabarnya. Dishub Kota Bandung berkilah hal itu disebabkan belum keluarnya surat keputusan dari Direktorat Jenderal atau Dirjen Bina Marga mengenai beroperasinya buslane di jalan arteri atau jalan nasional. (ern/lom)


Berita Terkait