Kota Bandung

Restitusi Rp 331 Juta Korban Pemerkosaan Herry Wirawan Dialihkan ke Negara

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 15:40 WIB
Herry saat berbincang dengan pengacara
Herry wirawan divonis seumur hidup. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Majelis hakim mengabulkan restitusi atau ganti rugi kepada korban pemerkosaan Herry Wirawan. Namun, pembayaran restitusi sebesar Rp 331 juta lebih dilimpahkan kepada negara.

Sekadar diketahui, Herry divonis hukuman penjara seumur hidup. Restitusi tersebut diajukan oleh 12 orang korban Herry Wirawan. Adapun nominal restitusi yang diberikan beragam dari terendah sebesar Rp 8,6 juta hingga paling besar Rp 85 juta. Sehingga total pembayaran restitusi sebesar Rp 331.527.186 juta.

"Oleh karena terhadap terdakwa tidak dibebani kewajiban membayar restitusi meskipun merupakan hukuman tambahan, namun majelis hakim berpendapat bahwa pembayaran restitusi tersebut di luar ketentuan hukuman tambahan sesuai pasal 67 KUHP. Maka restitusi harus dialihkan ke pihak lain," ujar majelis hakim yang diketuai oleh Yohanes Purnomo Suryo saat membacakan putusan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (15/2/2022).

Menurut dia, pengalihan itu sesuai dengan peraturan Nomor 43 tahun 2017 tentang pemberian restitusi bagi anak korban tindak pidana. Dalam aturan tersebut, kata hakim, apabila pelaku berhalangan, dialihkan kepada siapa membayar restitusi itu.

"Majelis hakim berpendapat bahwa tugas negara adalah melindungi dan menyejahterakan warganya, negara hadir melindungi warga negaranya dan perkara ini adalah para anak korban dan anak korban maka majelis hakim berpendapat bahwa tepat apabila beban pembayaran restitusi diserahkan kepada negara," tutur Hakim.

Hakim menilai dalam hal ini, pembayaran dilakukan oleh pemerintah melalui kementerian yaitu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA). "Pemberian restitusi sebesar Rp 331 juta dibebankan kepada kepada kementerian tersebut dalam DIPA tahun berjalan. Apabila tidak tersedia, anggaran itu maka dianggarkan DIPA tahun berikutnya," ujar hakim.

Simak Video 'Perjalanan Kasus Herry Wirawan, Perkosa 13 Santri Lolos dari Hukuman Mati':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)