Kabupaten Lebak

Beredar Isu Perajin Tahu-Tempe di Rangkasbitung Mogok

Fathul Rizqoh - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 12:09 WIB
Ukuran tahu dan tempe di Lebak mengecil karena harga kedelai yang merangkak naik
Ukuran tahu dan tempe di Pasar Rangkasbitung mengecil gegara harga kedelai mahal (Foto: Fathul Rizkoh/detikcom).
Lebak -

Para perajin dan pedagang tahu dan tempe di Kabupaten Lebak dikabarkan akan melakukan aksi mogok pada 21-23 Februari 2022. Kabar itu beredar di kalangan pedagang di Pasar Rangkasbitung gegara harga kedelai yang mahal.

Salah satu pedagang Atih mengaku mendapat informasi terkait rencana mogok para perajin tahu dan tempe dari temannya. Dia diminta untuk tidak berjualan tahu dan tempe pada tanggal yang telah ditetapkan.

"Enggak tau siapa yang ngajak, kaya kabar burung saja. Katanya, katanya terus sampai ke saya," ujarnya kepada detikcom ditemui di Pasar Rangkasbitung, Lebak, Selasa (15/2/2022).

Atih menyatakan akan ikut mogok berjualan jika isu itu benar. Dirinya takut jika harus berjualan saat mogok, sebab pedagang lain pasti akan marah.

"Pengennya mah jualan, tapi kan kalau semua mogok yah harus ikutan. Daripada nanti pada datang (pedagang lain) kalau masih jualan," katanya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan pada Disperindag Lebak Dedi Setiawan mengaku tidak mengetahui tentang isu tersebut. Dirinya meminta agar para pedagang sabar menunggu penurunan harga kedelai dari pemerintah.

"Wah, saya kurang tau infonya (mogok). Yah, sabar dulu saja nanti juga turun (harga kedelai)," pungkasnya.

Sekadar diketahui, harga kacang kedelai merangkak naik dan berdampak pada produksi tahu dan tempe di Rangkasbitung, Lebak. Semula harga kacang kedelai Rp 9.400 perkilogram sekarang menjadi Rp 11.200 per kilogram.

Akibatnya, para perajin terpaksa mengecilkan ukuran tahu dan tempe yang akan dijual. Salah satu pedagang, Ani mengatakan, ukuran tahu dan tempe lebih kecil dari biasanya. Menurutnya ini cara perajin agar tidak rugi karena harga kedelai naik.

"Harga jual masih sama, tempe dijual Rp 5.000 satu bungkus, ada Rp 10.000 satu bungkus, tahu dijual Rp 10.000 satu bungkus isi 8 kotak. Cuma ukuran nya saja yang dikecilkan," ujarnya kepada detikcom ditemui di Pasar Rangkasbitung, Selasa (15/2/2022).

Simak Video 'Alami Kenaikan, Kopti Kab Bandung Desak Pemerintah Stabilkan Harga Kedelai':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)