Kabupaten Sukabumi

Detik-detik sebelum Wanita Berkaos Geng Motor Ditemukan Tewas

Siti Fatimah - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 19:49 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi penemuan mayat (Foto: Thinkstock)
Sukabumi -

Seorang gadis berinisial PM (19 tahun) ditemukan tewas di Kampung Selajambu, Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal pada Minggu (13/2/2022) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Korban ditemukan dengan kondisi mulut berbusa, bertato di bagian tangan kanan kiri dan memakai kaos geng motor.

Kapolsek Kebonpedes, IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti mengatakan, pihaknya bersama Polres Sukabumi Kota langsung bergegas menuju lokasi dan memasang garis polisi. Pihaknya juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Korban telah menghembuskan nafas terakhirnya dengan kondisi mengeluarkan busa pada bagian mulutnya," kata Tommy dalam keterangannya, Senin (14/2/2022).

Dari hasil olah TKP disertai pemeriksaan saksi ditemukan korban merupakan warga asal Kampung Cigadod, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Tommy mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban bersama seorang teman laki-laki berinisial AL.

Keduanya lantas datang ke rumah seorang warga berinisial SR (45) di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi yang tak lain adalah tempat korban meninggal.

"Setelah itu, korban bersama AL langsung masuk ke kamar bersama-sama. Kemudian sekitar pukul 19.30 WIB, SR dan temannya pergi ke Kampung Cimaja. Sedangkan korban dan AL masih di rumah SR," kata Tommy.

Tak berselang lama, tepatnya sekitar pukul 19.45 WIB, SR kembali ke rumahnya dan mendengar AL menangis. "Kemudian AL mengatakan kepada SR, mang kunaon ieu tariiis ngabudah, (Bang kenapa ini dingin terus ngeluarin busa di mulutnya?," kata Tommy menirukan pernyataan AL.

Kemudian, SR memberikan air hangat dan air susu. SR memberitahukan kepada sepupunya yang berada di lokasi untuk memeriksa kembali kondisi korban.

"Waktu itu, SI (sepupu SR) mengatakan bahwa korban sudah tidak ada denyut nadinya. Kemudian mereka langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," sambungnya.

Korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum. Hasil dari pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Ketika disinggung mengenai penyebab kematian korban, Tommy menjawab, saat ini pihak kepolisian tidak bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai faktor penyebab kematian korban.

"Kematian korban belum bisa diketahui secara pasti. Sebab, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan pihak keluarganya juga tidak membuat laporan dan menerima kejadian tersebut murni sebagai musibah," pungkasnya.

(yum/bbn)