Ikan Mas Aneh Akan Dijual, Pemilik: Separuh Hasilnya Disumbangkan

ADVERTISEMENT

Kabupaten Bandung

Ikan Mas Aneh Akan Dijual, Pemilik: Separuh Hasilnya Disumbangkan

Yuga Hassani - detikNews
Minggu, 13 Feb 2022 15:40 WIB
Ikan aneh di Bandung.
Foto: Ikan aneh di Bandung (Yuga Hassani/detikcom).
Kabupaten Bandung -

Ikan mas aneh yang ditemukan warga kabarnya akan dijual. Sang pemilik berencana akan menyumbangkan hasil penjualan ikan tersebut kepada anak yatim piatu.

Dodi Sopandi (56), warga yang menemukan ikan tersebut menyatakan jika ada pihak yang minat ikan tersebut akan dijual. Dia juga mengaku saat ini sudah ada yang menawar ikan berkepala satu-berbadan dua itu Rp 8 juta.

"Kalau ada yang minat, ya saya akan jual. Kemudian hasil penjualannya separuhnya akan saya sedekahkan ke anak yatim yang ada di sini," ujar Dodi, saat ditemui detikcom, di kolam miliknya, Kampung Cipaku, Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (13/2/2022).

Dodi mengaku mendapat ikan itu saat sedang mancing di Sungai Cimagung. Dia sempat kaget melihat kondisi ikan yang memiliki kepala satu dan berbadan dua.

"Ikan ini saya menemukan dari sungai, pas lagi nyair menemukan ikan ini. Saya juga kaget dan heran, kenapa ada ikan kepala satu dan berbadan dua. Akhirnya saya bawa ke rumah, namun karena di kolam di rumah takut mati, akhirnya sekarang saya bawa ke kolam yang lebih besar," katanya.

Pihaknya menuturkan, setelah mendapatkan ikan tersebut langsung mencoba mengunggah ke grup Facebook Obrolan Urang Garut (Obuga Ka 2) dan grup umum.

"Saya juga kaget, banyak yang komen, banyak orang juga yang nge-inbox untuk menanyakan harganya berapa. Bahkan ada juga yang nawar ikan mas ini hingga Rp 8,5 juta," ucapnya.

Ia menambahkan tidak mau meributkan penemuan ikan mas tersebut ke warga sekitar rumah. Pasalnya, kata dia, khawatir banyak orang yang ingin melihat langsung ke rumah.

"Masyarakat di sini juga banyak yang mengetahui saya mendapatkan ikan itu, namun sama saya enggak diributin, karena takutnya pada tahu dan khawatir hilang. Tapi ada juga yang melihat langsung ke rumah," kata Dodi.

"Saat ini di simpen di kolam ini aja, biar aman dan enggak mati, kalau di rumah khawatirnya nanti mati. Kalau pakannya mah pakan biasa, pakan ternak untuk ikan," pungkasnya

(mso/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT