Kabupaten Bandung Barat

Ganjil Genap Diberlakukan di Kawasan Wisata Lembang

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 11 Feb 2022 17:31 WIB
Polisi memberlakukan ganjil-genap di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Ilustrasi ganjil genap di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)
Bandung Barat -

Rekayasa lalu lintas ganjil genap diterapkan lagi di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada libur akhir pekan Sabtu (12/2/2022) dan Minggu (13/2/2022).

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan ganjil genap tersebut bakal diberlakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari di Simpang Beatrix Lembang. "Besok (Sabtu) akan kita terapkan lagi rekayasa ganjil genap di Lembang, tepatnya di Simpang Beatrix seperti libur akhir pekan sebelumnya," ujar Sudirianto saat dihubungi detikcom, Jumat (11/2/2022).

Sudirianto mengatakan penerapan ganjil genap tersebut sebagai langkah pencegahan lonjakan kunjungan wisatawan ke Lembang yang beberapa waktu belakangan menunjukkan tren peningkatan. "Ini sebagai upaya preventif adanya lonjakan wisatawan yang berlibur ke Lembang, karena kita tahu kasus COVID-19 sedang meningkat lagi," tutur Sudirianto.

Kendaraan wisatawan yang terjaring operasi ganjil genap bakal langsung diarahkan untuk memutar balik. Kendaraan yang datang dari arah Bandung menuju Lembang bakal dibelokkan ke arah Jalan Kolonel Masturi. Sementara yang datang dari arah Jalan Kolonel Masturi bakal dibelokkan ke arah Bandung.

"Ganjil genapnya sesuai tanggal, karena besok genap maka yang boleh masuk ke kawasan Lembang itu yang nomor kendaraannya genap, kalau tanggal ganjil berarti yang nomor kendaraannya ganjil," ucap Sudirianto.

Pihaknya mengingatkan agar wisatawan yang hendak berkunjung ke Lembang mematuhi aturan mengingat Bandung Barat kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

"Artinya segala aturan yang diterapkan selama PPKM Level 3 harus dipatuhi, terutama protokol kesehatan. Kita prediksi peningkatan kunjungan ke Lembang besok tidak akan terlalu signifikan," kata Sudirianto.

(bbn/yum)