'Jurig Bandung' Gundah Gulana Jelang Penutupan Jl Asia Afrika Bandung

ADVERTISEMENT

Kota Bandung

'Jurig Bandung' Gundah Gulana Jelang Penutupan Jl Asia Afrika Bandung

Rifat Alhamidi - detikNews
Jumat, 11 Feb 2022 17:19 WIB
Para Jurig atau cosplayer yang berdandan seperti hantu di Jl Asia Afrika Kota Bandung
Para 'Jurig' atau cosplayer yang berdandan seperti hantu di Jl Asia Afrika Kota Bandung (Foto: Rifat Alhamidi/detikcom)
Bandung -

Sejumlah orang cosplayer yang berdandan ala hantu-hantu seram atau jurig di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat saat ini sedang merasa gundah gulana. Pasalnya, pemkot berencana melakukan penutupan jalan imbas terjadinya lonjakan COVID-19.

Ditemui detikcom di lokasi, seorang cosplayer 'jurig' Mak Lampir bernama Andi mengaku hanya bisa pasrah dengan keputusan Pemkot Bandung. Meskipun, tempat mereka menggantungkan nafkahnya harus terhenti dengan rencana penutupan ruas jalan di pusat kota tersebut.

"Ya mau gimana lagi kang, bingung sebenernya mah. Mau enggak mau kan ikut aja sama aturan," katanya di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Juma (11/2/2022).

Andi mengatakan, rencana penutupan Jalan Asia Afrika berbarengan dengan jadwal ramainya warga yang biasanya mulai berdatangan ke arah Alun-alun Kota Bandung. Biasanya pada jam tersebut, hantu-hantu berwajah seram ini sudah berkeliaran menghibur warga sembari mengais rupiah.

"Di sini kan ramenya dari jam enam sore sampe jam 10 malem, tapi sekarang mau ditutup kan sama pemkot. Padahal kalau weekend itu Alhamdulillah kang, lumayan kita nyari uangnya juga buat keluarga di rumah," ucapnya.

Pada jam-jam ramai tersebut, pada 'jurig' Jalan Asia Afrika ini bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah hingga Rp 100 ribu. Belum lagi jika sudah memasuki akhir pekan, mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang cukup besar.

Namun kini, mereka hanya bisa pasrah dengan keputusan penutupan jalan. Meski untungnya, sebagian 'jurig' ini memiliki pekerjaan tambahan dengan kerap diundang mengisi konten di media sosial.

"Kami biasanya ada 25 sampai 50 orang di sini, sebagian memang ada yang suka dikasih job ngisi konten TikTok, tapi itu cuma sedikit. Sisanya paling jadi kuli kang di kampungnya. Sekarang mah paling bisa pasrah lah, mudah-mudahan bisa cepet selesai Corona-nya," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kebijakan buka tutup jalan kembali digelar di tiga titik jalan di Kota Bandung, Jawa Barat. Di antaranya Jalan Lengkong Kecil, Asia Afrika dan Dipatiukur mulai Pukul 18.00-24.00 WIB.

Pelaksanaan buka tutup jalan ini, digelar di akhir pekan, Hari Sabtu dan Minggu. Pertimbangan melakukan buka tutup jalan di tiga titik tersebut karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Karena dilihat di tiga titik itu, rawan kerumunan, seperti di Lengkong Kecil ada kuliner yang notabene tidak ada prokes, kedua Jalan Asia Afrika-Tamblong itu banyak jurig (cosplayer)," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Tansportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Kuswara.

"Ketiga, di Dipatiukur, tahu sendirian banyak yang jualan dan notabene tidak prokes. 3T harus diterapkan," ujarnya menambahkan.

(ral/yum)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT