Kajati Banten Telah Kantongi Tersangka Dugaan Korupsi Komputer UNBK Rp 25 M

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 10 Feb 2022 16:48 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom).
Serang -

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Reda Manthovani mengatakan sudah mengantongi calon tersangka dugaan korupsi pengadaan komputer UNBK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp 25 miliar. Pekan depan, tersangka akan diumumkan kepada publik.

"Minggu depan masa mengumumkan, tinggal menetapkan tersangka," kata Reda di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Serang, Kamis (10/2/2022).

Ia pastikan bahwa pekan depan itu sudah ada tersangka. Menurutnya, nama terduga sudah dikantongi namun belum bisa disampaikan karena khawatir yang bersangkutan melarikan diri.

"Kalau sekarang diumumkan, pada kabur lagi nanti. Minggu depan pasti ada informasi," ujarnya usai menghadiri Hari Pers Nasional 2022 bersama wartawan Banten.

Dugaan korupsi komputer UNBK sudah diserahkan ke tim penyidik pidana khusus Kejati Banten. Pengadan tahun 2018 ini totalnya Rp 25 miliar untuk pengadaan 1.800 unit komputer.

Komputer digunakan untuk UNBK SMA-SMK Negeri se-Banten. Penyelidikannya sudah dimulai sejak Januari 2022.

Pengadaan ini dilakukan melalui e-Katalog. Namun, saat barang diberikan ke pihak pertama, komputer tidak sesuai spesifikasi dan menimbulkan kerugian negara hingga Rp 6 miliar.

"Pelaksanaan tersebut dilaksanakan pihak ketiga atau rekanan PT AXI yang diduga dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan," kata Asintel Kejati Banten Adhyaksa Yuliano pada Selasa (25/1) lalu.

(bri/mso)