ADVERTISEMENT

Kabupaten Sukabumi

Berburu Babi, Warga Bogor Tewas Tertembak Senapan di Hutan Loji

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 10 Feb 2022 16:37 WIB
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan. (Ilustrator: Basith Subastian/detikcom)
Sukabumi -

Benyamin Sulaeman, warga Kedung Badak, Bogor, tewas akibat tertembak peluru yang meletus dari senapan buru milik Yanto Hanafi.

Korban tertembak secara tidak sengaja karena pemilik senapan jenis mouser itu terpeleset saat aktivitas perburuan babi di kawasan hutan Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

"Kejadiannya pada Sabtu (5/2) lalu, saat itu tersangka dan korban sedang mengikuti turnamen berburu. Mereka ini satu tim. Aktivitas perburuan malam hari, sasaran mereka babi hutan," kata Wakapolres Sukabumi Kompol Niko N Adiputra kepada wartawan di Ruang Presisi Polres Sukabumi, Kamis (10/2/2022).

Situasi di lokasi kejadian saat itu hujan deras. Jalanan berbatu sehingga licin. Menurut Niko, jarak tersangka dan korban berdekatan. Tiba-tiba Yanto yang saat itu memegang senapan terpeleset dan tidak sengaja menarik pelatuknya.

"Tersangka tidak menggunakan kunci ganda pada senapan yang dimilikinya yaitu jenis Mouser dengan kondisi sudah terisi peluru kaliber 38. Sehingga dari keterangan dan olah TKP, tersangka terpeleset senjata meletus mengenai pinggul sebelah kanan korban," ujar Niko.

Polisi Usut Kasus Warga Tertembak Senapan di SukabumiPolisi memperlihatkan barang bukti berupa senapan. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)

Benyamin saat itu terjatuh dengan dan berlumuran darah. Sejumlah warga dilokasi langsung mengevakuasi korban ke RSUD Sekarwangi. Namun nahas, nyawa Benyamin tidak bisa diselamatkan.

"Tersangka kita jerat dengan Pasal 359 KUHPidana, karena kealfaaannya membuat orang lain meninggal dunia. Ancaman hukumannnya lima tahun penjara. Hasil autopsi rumah sakit, diketahui korban meninggal akibat kehabisan darah," ucap Niko.

(sya/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT