Demo Ricuh GMBI di Polda Jabar, 731 Orang Ditangkap Polisi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:34 WIB
Sejumlah anggota Ormas GMBI yang berunjuk rasa diamankan usai aksi yang berakhir ricuh
Polisi menangkap sejumlah orang usai insiden demo ricuh GMBI di Polda Jabar. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Aksi demo massa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berujung ricuh di Mapolda Jabar, Kota Bandung. Total kini ada 731 orang yang ditangkap polisi.

"Jadi sejak kemarin kita melakukan pemeriksaan terhadap 725 orang, tadi malam bertambah menjadi 731 orang. Jumlah itu ditambah dari penangkapan-penangkapan kepada beberapa orang yang melarikan diri," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (28/1/2022).

Polisi memisahkan anggota GMBI yang ditangkap itu. Mereka yang diamankan oleh sejumlah Polres dibawa kembali lagi untuk dilakukan pemeriksaan di Polres setempat.

"Dilakukan pemeriksaan di polres," katanya.

Sejauh ini belum ada penetapan tersangka. Seluruh yang diamankan masih berstatus sebagai saksi.

"Status masih saksi semua. Pemeriksaan akan dilakukan secara maraton, karena banyak. Supaya bisa dilihat siapa siapa yang terlibat pidana. Sedang dilakukan pendalaman pemeriksaan supaya siapa-siapa yang memenuhi pidana. Nanti informasi akan di-update setelah dilakukan pemeriksaan, siapa-siapa yang akan menjadi tersangka," tutur Ibrahim.

Sekadar diketahui, aksi demo massa GMBI berujung ricuh ini berlangsung Kamis (27/1). Massa merusak pagar Mapolda Jabar hingga ada yang menunggangi patung Maung Lodaya yang merupakan simbol Polda Jabar.

Ratusan orang ditangkap usai demo tersebut. Polisi turut menangkap pelaku penunggang patung Maung Lodaya.

Demo digelar massa GMBI berkaitan dengan proses penanganan perkara bentrok ormas di Kabupaten Karawang yang menewaskan satu anggota GMBI, pada November 2021.

Lihat juga video 'Ormas di Karawang Bentrok, 1 Mobil Hancur dan 2 Orang Luka':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)