Bima Arya Minta Jokowi-Sri Mulyani Cairkan Dana Kelurahan

M Sholihin - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 13:50 WIB
Walikota Bogor Bima Arya
Walikota Bogor Bima Arya (Foto: M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Walikota Bogor Bima Arya akan menghubungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani . Sebagai perwakilan dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima akan mendesak agar dana kelurahan kembali dicairkan.

"APEKSI menekankan pentingnya dikembalikan lagi Dana Kelurahan kepada kota-kota seluruh Indonesia. Ini bukan hanya soal mendorong percepatan pembangunan di tingkat akar rumput. Lebih dari itu, justru di saat pandemi COVID-19 ini, begitu banyak hal yang dilakukan di tingkat kelurahan bahkan di skala RW Siaga secara lebih cepat dan tepat," kata Bima Arya yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus APEKSI melalui keterangannya, Jum'at (28/1/2022).

Bima menyebut, semua level pemerintahan, antar pihak dan para mitra harus bahu membahu dalam upaya pencegahan dan penanganan kesehatan, serta kebangkitan ekonomi di tingkat bawah.

"Kita akan berkomunikasi dengan Menkeu, Mendagri dan Pak Jokowi terkait dana kelurahan ini. Kami kira pada intinya mengharapkan dana kelurahan kembali lagi seperti beberapa tahun sebelumnya," kata Bima.

Persoalan dana kelurahan ini dibahas Bima Arya saat menggelar Rapat Dewan Pengurus APEKSI yang digelar di Ruang Rapat Utama Balai Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (27/1/2022). 18 Wali Kota yang merupakan dewan pengurus, pengawas dan komisariat wilayah hadir dalam rapat itu.

Selain soal dana kelurahan, isu-isu yang dibahas antara lain implementasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), Sistem Online Single Submission (OSS), Task Force hinga Gugus Tugas COVID-19.

Aspirasi lainnya, lanjut Bima, adalah terkait Perda Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang dipastikan kehilangan potensi pendapatan daerah.

"APEKSI juga merangkum aspirasi anggota yang terdampak dan tergerus pendapatan asli daerah (PAD) mereka terkait kepastian hukum. APEKSI akan melakukan advokasi kebijakan spesifik secara intens untuk ini ke pemerintah pusat," kata Bima.

Selain isu strategis kebijakan, dibahas juga penguatan kelembagaan dan organisasi APEKSI, baik secara regional di 6 Komwil, maupun secara nasional. Termasuk telah disepakatinya Kota Padang sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI 2022.

"Terobosan baru dalam acara APEKSI adalah Festival Komunitas Kreatif Kota untuk mengumpulkan ide muda-mudi kreatif di tiap kota, untuk berkolaborasi dengan pemerintah kota terkait pembangunan kota," jelas Bima.

(yum/bbn)