Round-Up

Demo Ricuh-Naik Patung Maung Lodaya Berujung 725 Anggota GMBI Ditangkap

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 07:58 WIB
Ormas GMBI menendang pagar Polda Jabar
Foto: Demo Ormas GMBI berakhir ricuh (istimewa).
Bandung -

Aksi demo yang dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) GMBI berakhir anarkis. Fasilitas negara dirusak hingga nekat menunggangi patung Maung Lodaya sebagai simbol Polda Jabar.

Aksi demo itu berlangsung di Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di depan Markas Polda Jabar pada Kamis (27/1/2022). Dari video yang beredar luas di medsos, aksi demo sejak awal mengganggu aktivitas masyarakat.

Akses Jalan Soekarno-Hatta pun sempat ditutup sebagian. Massa juga melakukan aksi bakar-bakaran di jalan. Menjelang sore, massa makin beringas. Dalam video yang beredar, massa terlihat hendak menerobos masuk ke dalam Mapolda Jabar bahkan hingga merusak pagar.

Tampak juga dalam video lainnya, massa melakukan pelemparan-pelemparan ke arah dalam Mapolda Jabar. Bahkan, ada salah satu pendemo yang nekat naik patung Maung Lodaya. Massa berambut pirang itu dengan tenang duduk di patung berwarna hitam sambil mengacungkan kedua tangannya.

Massa yang anarkis membuat polisi bergerak. Polisi kemudian meringkus massa yang melakukan aksi anarkis. Massa dikumpulkan di halaman Mapolda Jabar untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, total ada 725 orang yang diamankan.

"Saat ini kami sudah amankan 725 orang. 301 di antaranya bertato dan 24 orang residivis," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo.

Ibrahim mengatakan ke-725 orang tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Belum ada tersangka dalam aksi demo berujung ricuh tersebut.

"Kita akan melakukan sesuai prosedur yang ada. Kita akan estafet melakukan klarifikasi siapa yang memenuhi unsur pidana. Untuk situasi satu ini sudah terkendali dan sudah aman," tutur Ibrahim.

Sementara itu, polisi mendapati ada senjata tajam yang dibawa oleh massa. Bahkan 16 di antara massa yang diamankan diketahui positif narkoba.

"Dari pengunjuk rasa tersebut juga dilakukan pemeriksaan narkoba, ditemukan 16 yang positif narkoba," katanya.

Ibrahim menjelaskan aksi demo tersebut dilakukan massa GMBI yang merasa tak puas dengan penanganan perkara di Karawang. Padahal, kata Ibrahim, proses penanganan perkara itu sudah dilakukan dan dilimpahkan ke kejaksaan.

"Di mana kasus tersebut sudah ditangani serta dikirim berkasnya ke JPU dan sudah tahap kedua pengiriman tersangka dan barang bukti sudah dikirim," tuturnya.

Dari inventarisasi polisi, ada sejumlah fasilitas yang dirusak oleh massa mulai dari pagar hingga taman depan Mapolda Jabar.

"Kerusakan yang terjadi gerbang pintu, kolom baja, 64 kepala pagar patah, tiga pagar patah, lima lampu taman rusak, rambu-rambu tanda dilarang parkir, teralis, penyangga dudukan, hingga taman depan Polda rusak," kata dia.

Penunggang Patung Maung Lodaya Ditangkap

Polisi tak berhenti mengejar para pendemo yang melakukan aksi anarkis. Malam harinya, polisi langsung melakukan penelusuran dan berhasil meringkus pelaku penunggang patung macan.

Pelaku sendiri diketahui ditangkap Polda Jabar ketika menyisir Padepokan GMBI yang terletak di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung pada Kamis (27/1/2022).

"Pelaku yang naik ke atas patung Macan Lodaya sudah kita tangkap," kata Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Arif Rachman di lokasi.

Tonton juga Video: Massa Buruh Berkerumun di DPR, Polisi Bentangkan Spanduk Waspada Omicron

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)