Pergerakan Tanah di Lebak Banten, Warga: Retakannya Menjalar Perlahan

Fathul Rizkoh - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 23:06 WIB
Rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (Foto: Fathul Rizkoh)
Rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (Foto: Fathul Rizkoh/detikcom)
Lebak -

Pergerakan tanah terjadi pada Kamis (27/1/2022) sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Lebak. Dua rumah dan satu rumah produksi tahu rusak akibat fenomena ini.

Pantauan di lokasi, tanah bergerak turun hingga mencapai 1,5 meter. Lantai rumah terlihat berjarak dengan tanah di sekitarnya. Retakan pada dinding rumah pun terlihat jelas.

Bukan hanya itu, tiang rumah pun sudah terlihat miring. Di sekitar lokasi kejadian, sudah ada benang kuning menandakan garis aman pantauan.

Pemilik rumah Karman mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Tanah bergerak pelan membuat retakan ringan di sekitar kamar mandi.

Tanah terus bergerak turun. Retakan di kamar mandi menjalar hingga ke lantai dapur di rumahnya.

"Perlahan-lahan, ada suara 'trek-trek-trek' langsung pada keluar (anak-istri). Terasa (gerakan tanah) tapi enggak kencang pelan-pelan," ujarnya kepada awak media di lokasi, Kamis (27/1/2022).

Karman bercerita, pada saat kejadian dirinya sedang bekerja di rumah produksi tahu. Mendengar anaknya memanggil, Dia lantas menghampiri.

"Terus anak bilang asbes pada berjatuhan (di Kamar Mandi). Pas lihat, bagian kamar mandi dan dapur sudah retak. Sekarang masih suka bunyi (trek-trek-trek)," ungkapnya.

Sementara, Jaro Cilangkap Ahmad Roni membenarkan adanya pergerakan tanah di wilayahnya. Ada dua rumah dan satu rumah produksi tahu yang terdampak.

Menurut Roni, kejadian ini murni karena pergerakan tanah dan bukan karena hujan deras. "Kalau ini mah tanahnya amblas ke bawah. Bukan karena hujan, dari kemarin enggak hujan," ujarnya.

Dalam mengantisipasi pergerakan tanah susulan, kata Roni, pemilik rumah sudah diungsikan. Pihak Desa pun tengah menunggu BPBD Lebak dan pihak lainnya untuk menangani kejadian ini.

"Ada 5 orang yang harus diungsikan. Mereka terpaksa diungsikan demi keselamatan," pungkasnya.

(yum/bbn)