Stok Pohon Bertambah, Kopi Manglayang Diharapkan Bisa Mendunia

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 21:44 WIB
Penanaman pohon kopi di Kabupaten Bandung.
Foto: Penanaman pohon kopi di Kabupaten Bandung (Istimewa).
Bandung -

Stok pohon kopi di Bandung kian bertambah. Pohon kopi diharapkan mampu mengangkat perekonomian warga Bandung.

Penambahan pohon tersebut dilakukan melalui CSR bank bjb. Ada 1.000 bibit pohon kopi yang ditanam di Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung pada Rabu (26/1/2022). Penanaman pohon tersebut merupakan bentuk CSR bank BUMD di Jabar melalui Yayasan Maratia.

Ketua Yayasan Maratia Gilang Hartanto mengatakan pohon kopi dipilih lantaran bisa memberi efek peningkatan ekonomi yang lebih cepat. Apalagi, kata dia, masyarakat sekitar sudah akrab dengan penanaman pohon kopi dengan produk Kopi Manglayang yang pemasarannya sudah cukup luas.

"Ini sesuai dengan permintaan masyarakat di sini. Selain karena memberi efek ekonomi yang cukup baik, pohon itu pun memberi efek konservasi yang juga sangat baik," ujarnya berdasarkan keterangan yang diterima.

Kepala Desa Ciporeat Supriatna mengatakan ada tiga kelompok tani di wilayahnya tersebut. Kelompok tani ini, kata dia, aktif menanam dan menghasilkan biji kopi yang diberi nama Manglayang.

"Ada sekitar 70 warga kami yang tergabung di tiga kelompok tani itu," katanya.

Dia mengatakan dengan adanya tambahan pohon kopi di wilayahnya, diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan meningkatkan perekonomian warganya. Apalagi, kata dia, banyak lahan yang siap digunakan untuk perkebunan kopi tanpa mengesampingkan fungsi konservasi.

"Ada lebih dari 10 hektare yang siap ditanami kopi," katanya.

Dia juga menginginkan agar desanya menjadi area wisata dan edukasi. Sebab, dengan banyaknya stok pohon kopi, bisa menjadikan desa Ciporeat destinasi baru.

"Mudah-mudahan dukungan CSR seperti ini berkesinambungan. Kami ingin desa ini jadi tempat edukasi kopi, syukur bisa jadi tempat wisata terkait edukasi kopi. Mudah-mudahan ke depan kopi Manglayang ini jadi ciri khas desa kami. Bahkan bisa mendunia," kata dia menambahkan.

Lihat juga video 'Ampas Kopi Disulap Jadi Sepatu Kets Keren, Emang Bisa?':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)