Cerita Haru Herman Penyambit Rumput Tunawicara di Bandung Barat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 22:34 WIB
Kisah Herman (37) seorang penyambit rumput asal Cikerti Cipetir, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, membuat bergetar hati Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi bertemu penyambit rumput tunawicara di Bandung Barat. (Foto: dok.Dedi Mulyadi)
Bandung Barat -

Kisah Herman (37), seorang penyambit rumput asal Cikerti Cipetir, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, membuat bergetar hati Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Pertemuan keduanya tidak disengaja, beberapa waktu lalu. Saat itu Kang Dedi Mulyadi sedang dalam perjalanan menuju Bandung Barat bertemu pria yang membawa karung penuh rumput.

Saat dihampiri ternyata pria bernama Herman tersebut tidak bisa berbicara. Ia pun menjawab beberapa pertanyaan dengan bahasa isyarat. Dedi pun mengajaknya masuk ke mobil dan membawa karung berisi rumput.

"Bawa hayu (ayo) masuk ke mobil, urang anteurkeun (kita antarkan)," ucap Dedi.

Keduanya pun duduk dalam satu mobil yang membawa satu karung penuh rumput hasil sambitan. Meski terkendala namun komunikasi Dedi dan Herman terlihat lancar bahkan sesekali mengundang tawa.

"Ini orang nggak bisa bicara belum tentu mengerti, tapi hidupnya bermanfaat. Tidak merugikan orang lain dan tidak membebani orang lain. Orang sering bicara tidak punya rasa hidupnya membebani orang lain dan merugikan orang lain. Ini adalah salah satu contoh orang tidak bisa bicara tapi hidupnya bermakna," tutur Dedi.

Kisah Herman (37) seorang penyambit rumput asal Cikerti Cipetir, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, membuat bergetar hati Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.Anggota DPR RI Dedi Mulyadi membantu Herman (37) mengangkut karung isi rumput. (Foto: dok.Dedi Mulyadi)

Singkat cerita, Dedi tiba di rumah Herman. Di rumah itu rupanya ada ibu dan kakak Herman. Menurut sang kakak, Herman setiap hari mencari rumput untuk domba.

"Setiap hari ambil rumput buat domba punya orang lain. Dombanya punya orang lain," ucap kakak Herman.

"Ini orangnya baik banget, rajin. Luar biasa ini jaraknya juga jauh," kata Dedi.