Korban Keracunan Makanan di Tasikmalaya Terus Bertambah Jadi 83 Orang

Deden Rahadian - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 21:59 WIB
Keracunan makanan massal di Tasikmalaya
Korban keracunan di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya -

Korban Keracunan masal di Desa Sodonghilir dan Desa Sukabakti, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terus bertambah hingga Sabtu (22/01/22).

Total mencapai 83 orang yang alami gejala keracunan. Sembilan orang masih dirawat di Puskesmas Sodonghilir, seorang di antaranya meninggal dunia. Seluruh korban alami gejala diare, muntah, sakit ulu hati, pusing hingga demam tinggi.

"Jadi total sampai Sabtu ini ada 83 orang korban. Sembilan orang dirawat di Puskesmas," ujar Popon Herlina, Kepala Puskesmas Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya di kantornya.

Meski masih jalani perawatan, sembilan pasien kondisinya terus membaik. Sementara sisanya berobat jalan. Seorang korban yang meninggal dunia bernama Ibu Jeje (74) tahun memiliki riwayat sakit, yakni darah tinggi, dan jantung.

"Itu memiliki riwayat kompleksi, apalagi sudah begitu tua, informasi dari pihak keluarganya," kata Popon.

Pemerintah Kecamatan Sodonghilir pastikan sudah mengamankan sampel makanan. Korban sebelumnya makan dari hajatan khitanan tetangga mereka. Korban mengalami gejala keracunan Kamis (20/01/22) malam, korban terus bertambah hingga hari ini.

"Untuk sampel sudah diambil, bahkan infromasi akan segera dikirim ke Laboratorium Provinsi, mudah-mudahan hasilnya lebih cepat, dan tidak ada penambahan korban keracunan itu," harapan dia.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Iman Firmansyah terus melakukan penelusuran kemungkinan korban bertambah. "Kita telah mengumpulkan berbagai sampel, baik makanan, muntahan, air dan lainnya guna memastikan penyebab dugaan keracunan makanan itu, kita kirim ke Laboratorium Provinsi Jawa Barat," katanya.

(ern/ern)