Hebring Euy! Investor Pasar Modal Jabar Mayoritas Generasi Z

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 19:15 WIB
FRANKFURT AM MAIN, GERMANY - FEBRUARY 10:  An Index board is pictured during a trading session at the Frankfurt Stock Exchange on February 10, 2011 in Frankfurt am Main, Germany. According to media reports Deutsche Boerse, which owns the Frankfurt exchange, is in talks to buy NYSE Euronext, which owns the New York Stock Exchange as well as exchanges in Paris, Lisbon, Amsterdam and Brussels. Should the acquisition go through the new company would be home to publicly traded companies worth USD 15 trillion, or about 28 percent of global stock-market value.  (Photo by Ralph Orlowski/Getty Images)
Ilustrasi saham (Foto: Getty Images/Ralph Orlowski)
Cirebon -

Jumlah investor pasar modal di Jawa Barat meningkat tajam selama beberapa tahun terakhir. Tahun 2021 total investor pasar modal di Jabar mencapai 705.265 orang. Investor di Jabar didominasi generasi Z.

"Tahun 2020 jumlah investor mencapai 278.679 orang. Kalau di Jabar tumbuhnya konsisten, pada tahun 2021 jumlah investor naik sebesar 137,28 persen dari tahun 2020," kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini kepada awak media melalui video konferensi, Kamis (20/1/2022).

Sekadar diketahui, generasi Z merupakan kelompok usia 18-25 tahun. Dari total investor yang ada di Jabar, dikatakan Reza, 40 persennya merupakan generasi Z. "Investor generasi Z ini mencapai 279.947 orang. Meningkat sekali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata Reza.

Dalam data yang disampaikan Reza, untuk investor kelompok usia 26-30 tahun, dan 31-40 tahun masing-masing sebesar 21 persen dari total investor pada 2021. Atau masing-masing sekitar 145 ribu jiwa. Selebihnya merupakan kelompok usia 41-100 tahun.

Reza mengatakan pertumbuhan investor dari kelompok generasi Z dipengaruhi beberapa faktor, antara lain perkembangan teknologi dan sarana edukasi tentang pasar modal.

"Sekarang ini untuk berinvestasi tak perlu modal besar, Rp 50 saja sudah bisa membeli satu lot. Kita terus edukasi mereka di galeri-galeri yang ada di sekolah dan kampus. Di Cirebon ada enam galeri edukasi," kata Reza.

Lebih lanjut, Reza menambahkan kenaikan jumlah investor beriringan dengan peningkatan nilai transaksi di Jabar. Pada tahun 2021 transaksi investasi di Jabar mencapai Rp 444,72 triliun.

"Tahun sebelumnya (2020) nilai transaksinya Rp 251,30 triliun. Nilai transaksi ini memecahkan rekor," kata Reza.

Lihat juga video 'd'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)