Ibu Kota Negara Ditetapkan, Ridwan Kamil Pertanyakan Nasib Jakarta

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 10:50 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri Halal bi Halal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jabar dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Humas Pemprov Jabar)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar penetapan Undang-Undang Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur tak serta merta melupakan nasib DKI Jakarta.

"Karena kita sudah memutuskan secara resmi ibu kota Indonesia kan pindah. Yang harus ditanyakan justru Jakarta setelah ditinggal, jadi apa? Judulnya itu dia juga belum pernah dibahas," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam pernyataan resminya, Rabu (19/1/2022).

Soal pilihan kata Nusantara sebagai nama IKN dan desain ibukota, Emil menyebut hal itu wewenang penuh dari presiden. Ia yang turut menjadi juri sayembara IKN menilai ibu kota selalu dibangun berdasarkan sudut pandang dan keinginan seorang pemimpin negara.

"Desain ibukota, desain itu subjektif ya. Jadi per hari ini presidennya suka dengan desain yang ada, kita apresiasi karena itu peristiwa bersejarah," kata Emil.

Ia menyebut bagaimana Soekarno menuangkan visi dan misinya ketika membangun Jakarta ketika itu. "Jadi Jakarta hari ini, seleranya Bung Karno. Nggak perlu dipertanyakan kenapa Istiqlal bentuknya begitu, Monas begitu, karena itu selera pemimpin pada zamannya," katanya.

Mengenai rencana perpindahannya dan keputusan yang sudah ditetapkan dalam UU IKN menurutnya harus diterima baik semua pihak. Emil berharap usai UU ini lahir, maka prioritas selanjutnya adalah membahas nasib Jakarta ke depan.

Simak Video: UU IKN Disahkan-Ibu Kota Baru Bernama Nusantara

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)