Perjuangan Pria di Bandung Jalan Kaki Tembus Hutan Demi Getah Pinus

Yuga Hassani - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 12:14 WIB
Pria di Kabupaten Bandung pencari getah karet.
Foto: Pria di Kabupaten Bandung pencari getah karet (Yuga Hassani/detikcom).
Kabupaten Bandung -

Keluar masuk hutan sudah menjadi kebiasaan bagi Cucu Tami (55). Dia tiap hari mengambil getah pinus di daerah Situs Karang Gantungan, Desa Karang Tunggal, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Tanpa rasa lelah dia menembus hutan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilo meter demi mendapat getah dari pohon pinus. Menggunakan dua embernya, dia berjalan memikul hasil getah pinus dengan semangat.

"Satu ember ini dari 12 pohon pinus. Lumayan lah walau jauh, tapi sudah terbiasa," ujar Cucu Tami saat ditemui detikcom belum lama ini.

Saat musim hujan, Cucu bercerita getah pinus sulit didapat. Bahkan getah pinus yang dihasilkan harus menunggu sampai satu bulan.

Berbeda halnya jika musim kemarau, getah pinus bisa dihasilkan dengan cepat. Bahkan Cucu bisa mengangkut getah pinus dalam waktu satu minggu.

"Kalau kemarau, bisa lebih cepat. Seminggu juga sudah dapat (getah pinus). Padahal ini juga sudah dibantu oleh obat perangsang," katanya.

Getah pinus tersebut Cucu kumpulkan untuk dikirim ke salah satu pabrik yang ada di Nagreg. Dengan itu langsung dibuat fylox dan cat.

"Nanti di Nagreg diolah lagi. Jadi ini mah masih mentah," jelasnya.

Cucu mengaku saat ini demi mendapatkan getah pinus harus bekerja dengan ekstra. Pasalnya, kata dia, di daerah tersebut masih banyak hewan-hewan liar.

"Ya harus waspada saja. Harus tetap hati-hati," katanya.

Meski hanya diberi upah sesuai perjalanan per harinya, Cucu selalu bersemangat demi mengihidupi keluarganya.

"Walaupun hanya digaji Rp 30 ribu per perjalanan, ya Alhamdulillah disyukuri aja," pungkasnya.

(mso/bbn)