ADVERTISEMENT

Detik-detik Prosesi 'Lingkaran Setan' di Ciamis yang Buat 18 Siswa Terluka

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 13:16 WIB
Polisi periksa korban insiden Lingkaran Setan di Ciamis.
Polisi periksa korban insiden 'Lingkaran Setan' di Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Kegiatan 'lingkaran setan' di Ciamis menimbulkan korban luka-luka. Kegiatan ini diketahui merupakan inisiasi dari para senior terhadap junior di SMAN 1 Ciamis.

"Tidak ada kepanitiaan. Ini inisiasi senior. Pola pembinaannya ada yang keras sehingga ada korban," ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Ibrahim menjelaskan kejadian ini bermula saat senior hingga alumni sekolah tersebut berinisiasi melakukan kegiatan kepramukaan. Saat itu, ada 50 orang junior yang ikut dalam kegiatan yang digelar di salah satu rumah senior pada 7 Januari 2022.

"Diajak junior kepramukaan tersebut untuk mengikuti pelatihan basis. Diikuti 50 orang," ujar Ibrahim.

Beberapa item pelatihan dilakukan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya menjaga atau memperlihatkan kekuatan.

"Ada item pelatihan berupa basis untuk menjaga atau memperlihatkan kekuatan. Namun caranya tidak pantas, dilakukan dengan saling memukul," kata Ibrahim.

Akibat dari kegiatan tersebut, 18 orang junior yang mengikuti menderita luka-luka hingga lebam. Hal ini akhirnya terlihat oleh salah seorang orang tua korban yang kemudian melaporkan hal tersebut ke polisi.

"Akhirnya tanggal 12 (Januari) laporan diterima oleh polres dan dibuat visum. Melakukan pemeriksaan awal kepada para terlapor untuk mengkalrifikasi," tuturnya.

"Langkah yang dilakukan, ada upaya pemeriksaan awal, visum dan memeriksa saksi juga koordinasi dengan kepala cabang dinas pendidikan mengimbau agar tidak ada kejadian terulang," kata Ibrahim menambahkan.

Ibrahim menuturkan kegiatan tersebut murni kegiatan yang dilaksanakan oleh senior tanpa mengatasnamakan sekolah atau dinas pendidikan. Menurut dia, kegiatan itu merupakan kegiatan tahunan.

"Ini tradisi tahunan, rawan adanya korban. Itu sudah dilakukan imbauan supaya tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan efek yang mengandung pidana lagi," kata dia.

Sebelumnya, siswa kelas X SMAN 1 Ciamis luka memar diduga akibat dipelonco saat kegiatan pramuka. Lantaran tidak terima dengan kondisi menimpa sang anak, para orang tua melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi.

Mamay, orang tua salah satu korban, menjelaskan anaknya mengalami lebam di wajah setelah mengikuti kegiatan pramuka di Kertaharja, Ciamis, pada Sabtu (8/1). Anaknya mengaku mengikuti kegiatan 'Lingkaran Setan' yaitu disuruh saling tempeleng dengan rekannya.

"Menurut keterangan anak saya, dalam kegiatan itu disuruh untuk membuat 'Lingkaran Setan'. Itu saling tempeleng sesama rekannya. Muka anak saya lebam dan bibir sobek," ujar Mamay di Mapolres Ciamis, Rabu (12/1/2022).

Simak juga Video: Isi Angkot Mewah di Ciamis yang Viral, Ada Sofa dan Lantai Keramik

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT