Pelaku Tabrak Lari di Cirebon Ditahan, Terbukti Pakai Psikotropika

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 18:40 WIB
Polres Cirebon Kota menetapkan dua tersangka dalam kasus tabrak lari yang viral. Kedua tersangka itu adalah pengemudi mabuk berinisial RNM, dan rekannya CH.
Pelaku tabrak lari di Cirebon ditahan polisi. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon -

Polres Cirebon Kota menetapkan dua tersangka dalam kasus tabrak lari yang videonya viral. Kedua tersangka itu adalah pengemudi mabuk berinisial RNM, dan rekannya, inisial CH. Kini tersangka ditahan polisi.

Petugas melakukan tes urine terhadap keduanya. Hasilnya, mereka positif mengonsumsi psikotropika jenis obat penenang.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar mengatakan keduanya sempat terlibat keributan dengan sejumlah orang di kawasan Stadion Bima. Tersangka RNM sempat mengancam salah seorang tukang parkir di kawasan tersebut.

"RNM ini terkena pukulan dari salah seorang di kawasan Stadion Bima. Kemudian RNM melarikan diri menggunakan mobilnya. Dan, meninggalkan CH," kata Fahri kepada awak media saat jumpa pers di Mapolres Cirebon Kota, Selasa (11/1/2022).

Fahri mengatakan keduanya mengonsumsi minuman keras (miras) saat berada di kawasan Stadion Bima bersama salah seorang wanita. Sebelum menuju Stadion Bima, dikatakan Fahri, keduanya sempat membeli dan mengonsumsi psikotropika.

"Yang membeli obat ini adalah saudara CH," kata Fahri.

"CH sempat mengancam orang di kawasan Stadion Bima dengan menggunakan obeng. Sempat ingin diamuk massa. Kemudian petugas kepolisian datang mengamankan," kata Fahri menambahkan.

Kedua tersangka dijerat pasal berbeda. RNM dijerat pasal 311 jo 312 UU Nomor 22/2019 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman kurungan penjara maksimal empat tahun. Sedangkan, CH dijerat pasal 62 UU Nomor 5/1997 dengan ancaman pidana lima tahun.

Sekadar diketahui, kejadian viral itu terjadi pada Sabtu (9/1). Video tersebut beredar di media sosial. Banyak yang menyebutkan, warga mengamuk karena ulah pengemudi yang mabuk dan menabrak pengendara motor. Pengemudi melarikan diri.

Massa akhirnya berhasil menghentikan aksi ugal-ugalan pengemudi mabuk itu. Sejumlah massa sempat melempari batu dan kursi ke arah mobil.

(bbn/mso)