Mobil Bak Rombongan Pengajian Terguling di Tasikmalaya, Belasan Orang Luka-luka

Deden Rahadian - detikNews
Minggu, 09 Jan 2022 22:58 WIB
Korban Kecelakaan mobil pikap terguling di Warung Peuteuy, Tasikmalaya mendapatkan penanganan medis di RSUD SMC Tasikmalaya. Minggu (9/1/2022) malam
Korban Kecelakaan mobil pikap terguling di Warung Peuteuy, Tasikmalaya mendapatkan penanganan medis di RSUD SMC Tasikmalaya. Minggu (9/1/2022) malam (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya -

Mobil bak terbuka atau pikap yang ditumpangi 22 jemaah pengajian di Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu (9/1/2021). Mobil tersebut terguling di Jalan Warung Peuteuy, akibatnya belasan orang mengalami luka ringan hingga berat akibat benturan keras.

Dari video amatir proses evakuasi yang dilihat detikcom, terdengar suara jerit tangis para penumpang yang membuat suasana menjadi semakin getir. Sejumlah penumpang tergeletak di aspal jalan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Terlihat juga beberapa penumpang terluka lantaran terjepit penyangga besi dari mobil pikap tersebut. Disinyalir mobil tersebut mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Warung Peuteuy.

"Akang teu nanaon? (akang enggak apa-apa?)" Kata salah satu penumpang selamat.

Petugas kepolisian pun mengevakuasi korban ke RSUD SMC Tasikmalaya. Tercatat dari 22 orang penumpang mobil pikap, 12 diantaranya mengalami luka ringan hingga berat. Mereka rata rata luka di bagian kepala akibat benturan keras.

Berdasarkan data yang dihimpun detikcom, rombongan ini berasal dari Desa Mandalasari, Kabupaten Tasikmalaya yang hendak menghadiri pengajian dan solawatan di Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

"Mau salawatan di Ciamis pak. Banyak yang ikut di mobil bak," ujar Riski, salah seorang korban luka di RSUD SMC, Minggu (9/01/22) malam.

Dari hasil pemeriksaan polisi, kecelakaan terjadi akibat sopir yang berusaha menyalip sepeda motor di depannya. Kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi hilang kendali hingga akhirnya melenceng ke luar badan jalan sebelah kanan.

Sopir pun kemudian berupaya membanting stir ke lajur kiri, namun justru membuat mobil pikap terguling dan menumpahkan 22 orang penumpangnya.

"Kronologis kejadianya saat sopir mau nyalip motor di depanya terlalu ke leajur kanan. Nah saat mau masuk lajur kiri lagi, bak terbuka malah kebalik. 12 luka sudah ditangani di RSUD SMC," ucap Ipda Aripin, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya di Lokasi kejadian.

Pantauan di RSUD SMC, keluarga korban pun saat ini mendatangi RSUD SMC untuk melihat kondisi sanak saudaranya. Sementara itu, pengendara mobil pikap yang bernama Deden diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan, dan mobil yang dikendarainya saat ini telah diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya.

(yum/yum)