Status Pandemi COVID-19 Diperpanjang, Ini Respons Bupati Majalengka

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 15:46 WIB
Bupati Majalengka Karna Sobahi prihatin dengan isu sepinya Bandara Kertajati
Foto: Bupati Majalengka (Bima Bagaskara/detikcom).
Majalengka -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memperpanjang status pandemi COVID-19 nasional. Keputusan itu ditetapkan Jokowi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2021.

Merespon keputusan itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengaku telah menerima instruksi terkait perpanjangan status pandemi COVID-19.

"Kita (sudah) menerima instruksi Presiden mengingat pandemi COVID-19 belum usai," kata Karna saat diwawancarai detikcom di Islamic Center Majalengka, Senin (3/1/2022).

Menurutnya perpanjangan masa pandemi tersebut penting dilakukan khususnya bagi pemerintah daerah dalam hal menjalankan fungsi Satgas Penanganan COVID-19.

"Perpanjangan menjadi penting sebagai payung hukum pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi satgas di berbagai level, baik Kabupaten, kecamatan dan desa agar terus menjaga masyarakat dari COVID-19," ujarnya.

Pada kesempatan ini Karna juga mengungkapkan Pemkab Majalengka akan terus melakukan vaksinasi. Menurutnya saat ini capaian vaksinasi di Majalengka telah mencapai 73 persen.

Di awal tahun ini, Pemkab Majalengka mulai melakukan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun. "Upaya kedua yaitu vaksinasi yang jadi program utama, karena vaksinasi ini akan menjadi kekuatan atau imun masyarakat dan sekarang terbukti bahwa dengan vaksin itu pandemi bisa dihindarkan," ungkapnya.

"Vaksinasi sudah 73 persen dan akan mulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Anak SD semua kan berarti mulai kelas 1 sampai kelas 5 semua akan divaksin. Target 100 persen akan dikejar," tutup Karna.

(mso/mso)