Hari Pertama Tahun Baru, Wisatawan Luar Daerah Serbu Kuningan

Bima Bagaskara - detikNews
Sabtu, 01 Jan 2022 15:27 WIB
Kendaraan Serbu Kuningan
Kendaraan wisatawan memadati ruas jalan di Kuningan pada hari pertama tahun baru 2022. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Kuningan -

Hari pertama tahun baru 2022 sejumlah kendaraan dari luar daerah mulai memadati jalan utama di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jalur menuju tempat-tempat wisata pun dipadati kendaraan.

Sejak Sabtu (1/1/2022) pagi, tampak ratusan kendaraan baik sepeda motor dan mobil pribadi yang digunakan wisatawan melintas di Tugu Ikan Sampora yang merupakan pintu masuk menuju Kuningan dari arah Cirebon.

Bahkan tidak sedikit wisatawan yang menggunakan kendaraan bak terbuka untuk berlibur ke tempat wisata di Kuningan. Mereka mengaku nekat berwisata menggunakan bak terbuka memanfaatkan momen libur tahun baru.

"Sama rombongan keluarga mau wisata ke Kuningan. Terpaksa pakai ini (bak terbuka) karena belum punya mobil pribadi yang tertutup," ucap Aji wisatawan asal Cirebon.

Tidak hanya Aji dan rombongan, berwisata menggunakan bak terbuka juga dilakukan Siti, wisatawan asal Indramayu. "Ini saudara, semua naik mobil ini, mau wisata aja mas. Ya naik bak terbuka punya nya ini mas. Semua keluarga ya naik ini dari Indramayu," kata Siti.

Sementara itu, petugas yang berjaga di Tugu Ikan Sampora tampak sibuk melakukan pemeriksaan persyaratan perjalanan berupa bukti vaksin dan hasil tes antigen bagi pengendara.

Satu persatu kendaraan dihentikan petugas dan diperiksa kelengkapan persyaratan perjalanan seperti bukti vaksin hingga hasil tes antigen. Bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan bukti vaksin, petugas meminta yang bersangkutan untuk divaksinasi. Di pos Tugu Ikan Sampora itu, petugas juga menyediakan gerai vaksin khusus bagi pendatang yang akan masuk ke Kuningan.

Kepala Pospam Tugu Ikan Sampora Iptu Dedi mengatakan dari hasil pemeriksaan, masih banyak ditemukan warga yang belum divaksinasi. Untuk itu, petugas mewajibkan semua yang akan berwisata di Kuningan untuk divaksinasi terlebih dahulu.

"Pemeriksaan ini berhubung Kuningan kota wisata jadi kami ingin agar masyarakat terhindar dari COVID-19. Tadi pemeriksaan masih banyak warga yang belum vaksin, jadi kita wajibkan vaksin," ucap Dedi.

(bbn/bbn)